batampos – Kecelakaan tunggal melibatkan sebuah lori bermuatan kayu terjadi di Jalan Diponegoro, kawasan Mata Kucing, Kecamatan Sekupang, Batam, Jumat (7/8) siang. Dua orang, yakni sopir dan kernet, mengalami luka-luka setelah terjepit di dalam kabin kendaraan yang terguling.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, lori yang melaju dari arah Batuaji menuju Sungai Harapan diduga hilang kendali saat melintasi tikungan Mata Kucing. Kendaraan kemudian keluar jalur, menghantam median jalan yang cukup curam, lalu terguling hingga masuk ke jalur berlawanan. Muatan kayu yang diangkut pun berhamburan ke badan jalan.
Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan sambil menunggu petugas tiba. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena bagian depan kabin ringsek sehingga sopir dan kernet sempat terjepit.
Salah seorang saksi, Andi, mengatakan kernet mengalami luka cukup serius akibat terjepit badan kendaraan.
"Kernetnya luka cukup parah karena terjepit. Sopir juga terluka. Setelah berhasil dievakuasi, keduanya langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, lori mengalami kerusakan berat, terutama pada bagian depan kabin. Proses evakuasi kendaraan dilakukan menggunakan mobil derek (crane) yang didatangkan pemilik kendaraan untuk mengangkat lori dari lokasi kejadian.
Meski sempat menarik perhatian pengguna jalan, arus lalu lintas di Jalan Diponegoro tetap berjalan lancar. Kecelakaan yang terjadi pada siang hari itu tidak menimbulkan kemacetan panjang karena volume kendaraan relatif tidak padat selama proses evakuasi berlangsung.
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan serta mengurangi kecepatan saat melintasi tikungan maupun jalur menurun.
"Kami mengimbau seluruh pengendara agar selalu berhati-hati di jalan dan mematuhi seluruh aturan lalu lintas. Keselamatan harus menjadi prioritas utama agar kecelakaan dapat dicegah," tegasnya. (*)
Editor : Jamil Qasim