batampos – Pemadaman listrik yang melanda kawasan Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, selama sekitar satu setengah jam pada Jumat (14/8/2026) malam mengganggu aktivitas warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Listrik padam sekitar pukul 19.00 WIB hingga kembali normal pada pukul 20.33 WIB, bertepatan dengan jam sibuk ketika warung makan dan usaha kecil mulai ramai dikunjungi pelanggan.
Pantauan Batam Pos di Jalan Longhorn, kawasan Perumahan Griya Piayu Asri (GPA), menunjukkan sejumlah warung makan dan kios terpaksa beroperasi dalam kondisi minim penerangan. Sebagian pedagang memanfaatkan cahaya lampu kendaraan yang melintas untuk tetap melayani pembeli.
Beberapa pelaku usaha menggunakan mesin diesel atau genset sebagai sumber listrik cadangan. Namun, tidak semua pedagang memiliki fasilitas tersebut sehingga aktivitas jual beli tetap terganggu.
"Kadang sekali seminggu atau sebulan sekali tetap ada gangguan mati lampu di Piayu," ujar Farlin, salah seorang pedagang UMKM di kawasan tersebut.
Menurutnya, pemadaman listrik cukup berdampak terhadap penjualan, terutama bagi warung makan dan usaha kecil yang mengandalkan aktivitas pada malam hari.
Sementara itu, Manager Komunikasi dan Hubungan Masyarakat PT PLN Batam, Yoga Perdana Sulastana, membenarkan adanya gangguan yang menyebabkan pasokan listrik terhenti sementara.
"Infonya sudah nyala," kata Yoga kepada Batam Pos, Jumat malam.
Ia menjelaskan, pemadaman terjadi akibat gangguan pada jaringan penyulang menuju kawasan Muka Kuning.
"Tadi ada gangguan penyulang ke arah Muka Kuning," ujarnya.
Setelah gangguan berhasil ditangani, pasokan listrik di kawasan Piayu dan sekitarnya kembali normal sekitar pukul 20.33 WIB. (*)
Editor : Putut Ariyo