batampos – Sebanyak 57 pelaku usaha mikro di Kota Batam telah memanfaatkan program subsidi bunga pinjaman modal yang diberikan Pemerintah Kota Batam. Program tersebut menyediakan pinjaman hingga Rp20 juta untuk setiap pelaku usaha.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kota Batam Salim mengatakan, hingga 19 Agustus 2026, sebanyak 57 pelaku usaha telah melakukan akad pinjaman melalui tiga bank yang bekerja sama dengan Pemko Batam.
“Per 19 Agustus 2026, yang sudah akad untuk pinjaman ada 22 usaha mikro di BTN, 33 di BRK Syariah dan dua di Bank Sumut,” kata Salim saat dihubungi di Batam, Kamis (20/8).
Melalui program tersebut, pelaku usaha mikro dapat memperoleh pinjaman maksimal Rp20 juta dengan bunga nol persen. Selain itu, pinjaman diberikan tanpa agunan serta bebas biaya administrasi dan provisi.
Tenor pinjaman maksimal dua tahun.
Pemko Batam sebelumnya telah bekerja sama dengan Bank BTN untuk menjalankan program subsidi bunga pada 2025. Program tersebut kemudian diperluas dengan menggandeng BRK Syariah pada Juni 2026 dan Bank Sumut pada Juli 2026.
Salim mengatakan, promosi program dilakukan bersama oleh masing-masing bank dan Diskum Batam untuk meningkatkan minat pelaku usaha mikro mengakses pembiayaan.
“Setiap bank melakukan promosi dan dari Diskum juga kami promosikan program ini untuk memaksimalkan minat pelaku usaha terhadap pinjaman permodalan,” ujarnya.
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Pemko Batam mengalokasikan anggaran Rp3 miliar melalui APBD 2026.
Perluas Pasar Produk UMKM
Selain memberikan akses permodalan, Diskum Batam juga mendorong pelaku UMKM memperluas pasar melalui D’KUMI Galeri.
Galeri tersebut baru diresmikan di Terminal Feri Internasional Sekupang. Pada tahap awal, D’KUMI Galeri menghadirkan sekitar 550 jenis produk dari 27 pelaku UMKM Batam.
“D’KUMI Galeri ditujukan untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di kawasan pelabuhan internasional, di mana banyak lalu lalang wisatawan mancanegara,” kata Salim.
Dalam waktu dekat, Diskum Batam juga berencana membuka D’KUMI Galeri di Gedung DPRD Kota Batam.
Sementara itu, untuk 2027, Diskum Batam mengusulkan pembukaan galeri serupa di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
“Ini sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing, serta mempromosikan produk lokal hingga ke tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. (*)
Editor : Jamil Qasim