7 Jalan di Batam Diperlebar, Ini Lokasi yang Dikerjakan Pemko

JawaPos • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 08:28 WIB
Pekerja melakukan pelebaran Jalan Tengku Sulung, Batam Kota, Rabu (20/5). Pelebaran jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas dari Taman Raya hingga bundaran SMAN 3 Batam. Foto: CECEP MULYANA/BATAM POS
Pekerja melakukan pelebaran Jalan Tengku Sulung, Batam Kota, Rabu (20/5). Pelebaran jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas dari Taman Raya hingga bundaran SMAN 3 Batam. Foto: CECEP MULYANA/BATAM POS

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus meningkatkan infrastruktur jalan di sejumlah kawasan yang mengalami peningkatan mobilitas masyarakat. Tahun ini, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam mengerjakan pelebaran jalan di tujuh lokasi untuk meningkatkan kapasitas ruas sekaligus memperlancar konektivitas antarwilayah.

Kepala DBMSDA Kota Batam, Metra Dinata, mengatakan pelebaran jalan dilakukan bukan hanya untuk menambah kapasitas kendaraan, tetapi juga sebagai upaya mengurangi kemacetan dan meningkatkan aksesibilitas masyarakat.

“Ada tujuh lokasi yang kami sedang kerjakan di tahun ini. Harapannya tentu saja mengurangi kemacetan, meningkatkan aksesibilitas, konektivitas masyarakat dan banyak hal lain,” kata Metra.

7 Lokasi Jalan Diperlebar

Tujuh lokasi yang masuk dalam program pelebaran jalan Pemko Batam meliputi:

  1. Simpang Cikitsu.
  2. Simpang Tiga.
  3. Simpang Kara.
  4. Kawasan Perumahan Orchid.
  5. Sagulung.
  6. Ruas jalan di depan SPBU dekat Sekolah Ulil Albab.
  7. Jalur Simpang Sei Pancur menuju Kampung Bagan.

Metra mengatakan seluruh pekerjaan pelebaran tersebut ditargetkan selesai pada 2026. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi masing-masing kawasan.

Selain pelebaran jalan, DBMSDA juga melakukan peningkatan kualitas sejumlah ruas yang telah ada. Beberapa di antaranya adalah Jalan Victoria Tanjung Riau dan ruas jalan di kawasan Nongsa dengan total anggaran sekitar Rp1,5 miliar.

Bangun Dinding Penahan Jalan di Hang Nadim

Pemko Batam juga mengalokasikan sekitar Rp389 juta untuk pembangunan dinding penahan jalan di sekitar kawasan Lanud Hang Nadim.

Infrastruktur tersebut ditujukan untuk menjaga kestabilan badan jalan sekaligus meningkatkan aspek keselamatan bagi pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Di sisi lain, DBMSDA memperkuat penanganan kerusakan jalan melalui satuan tugas (satgas) khusus yang melakukan pemantauan secara rutin.

Metra mengatakan tim tersebut melakukan survei setiap hari dan langsung menangani titik jalan yang mengalami kerusakan melalui metode patching.

“Setiap hari untuk survei dan langsung di-patching. Saya sudah bentuk tim Satgas Kerusakan Jalan. Mereka bekerja setiap hari memonitor titik-titik yang perlu kita patching dan itu dilakukan setiap hari,” ujarnya.

Pola penanganan cepat tersebut diharapkan dapat mencegah kerusakan kecil berkembang menjadi lebih parah dan mengganggu mobilitas masyarakat.

Drainase di Sejumlah Titik Turut Dibenahi

Selain infrastruktur jalan, DBMSDA juga meningkatkan penanganan sistem drainase, terutama di kawasan yang berpotensi mengalami genangan.

Normalisasi dan pembersihan saluran dilakukan di sejumlah lokasi, antara lain Dana Graha, saluran belakang Baloi Ditpam hingga Simpang Awal Bros, drainase Tiban Centre, kolam retensi Kodim Batuaji, serta saluran Jalan S. Parman di depan Ruko Permata Piayu.

Pembenahan drainase dilakukan untuk menjaga kapasitas saluran air sekaligus mengurangi potensi genangan yang dapat mengganggu aktivitas dan keselamatan pengguna jalan.

Melalui pelebaran jalan, peningkatan kualitas ruas, penanganan kerusakan secara rutin, serta pembenahan drainase, Pemko Batam menargetkan infrastruktur dasar dapat mengikuti pertumbuhan mobilitas dan aktivitas masyarakat di berbagai kawasan. (*)

Editor : Putut Ariyo
infrastruktur Batam DBMSDA batam pelebaran jalan pemko batam