Ekonomi Batam Tumbuh 6,76 Persen, Amsakar Raih Penghargaan Nasional

Muhammad Sya'ban • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:59 WIB
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima penghargaan kategori Pembangunan Ekonomi Daerah dalam ajang Pemimpin Daerah Awards 2026 yang diserahkan oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari, di Jakarta Concert Hall (JCH), Gedung iNews Tower, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam untuk Batam Pos
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima penghargaan kategori Pembangunan Ekonomi Daerah dalam ajang Pemimpin Daerah Awards 2026 yang diserahkan oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari, di Jakarta Concert Hall (JCH), Gedung iNews Tower, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam untuk Batam Pos

batampos – Pertumbuhan ekonomi Batam yang mencapai 6,76 persen pada 2025 mengantarkan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meraih penghargaan tingkat nasional. Amsakar menerima penghargaan kategori Pembangunan Ekonomi Daerah dalam ajang Pemimpin Daerah Awards 2026 di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Penghargaan tersebut diberikan di tengah geliat ekonomi Batam yang terus menunjukkan tren positif. Selain pertumbuhan ekonomi, investasi dan sejumlah indikator pembangunan manusia juga menjadi bagian dari capaian yang mengiringi pembangunan daerah.

Penghargaan diserahkan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari kepada Amsakar di Jakarta Concert Hall (JCH), Gedung iNews Tower, Jakarta.

Bagi Amsakar, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan atas kinerja pemerintah daerah. Capaian itu justru menjadi pemacu untuk menjaga momentum pembangunan dan memastikan manfaat pertumbuhan ekonomi semakin dirasakan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan terima kasih. Kami yakin apresiasi yang kami dapat ini menjadi motivasi bagi Pemko Batam untuk lebih optimal lagi,” ujar Amsakar.

Ia menilai penghargaan tersebut tidak lahir dari kerja pemerintah semata. Amsakar mendedikasikannya kepada masyarakat Batam, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, DPRD Kota Batam, Forkopimda, serta seluruh jajaran pemerintah daerah.

Menurutnya, pembangunan Batam membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah daerah hanya menjadi salah satu bagian dari ekosistem pembangunan yang melibatkan masyarakat, dunia usaha, lembaga pemerintahan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Penghargaan ini sangat luar biasa untuk memacu kinerja kami pemerintah daerah,” katanya.

Dari sisi ekonomi, Batam mencatat pertumbuhan 6,76 persen sepanjang 2025. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai sekitar Rp253,64 triliun.

Industri pengolahan masih menjadi sektor terbesar dengan kontribusi sekitar 57 persen terhadap perekonomian Batam. Sementara investasi juga terus menjadi salah satu motor penggerak ekonomi.

Berdasarkan pendekatan bottom-up BP Batam, realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp69,3 triliun. Hingga semester pertama 2026, investasi yang masuk telah mencapai Rp38,97 triliun.

Pertumbuhan ekonomi tersebut juga berjalan beriringan dengan sejumlah indikator sosial. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam pada 2025 mencapai 83,80. Sementara tingkat kemiskinan tercatat 3,81 persen.

Amsakar mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari perjalanan pembangunan Batam sejak dirinya bersama Li Claudia Chandra menerima amanah masyarakat sekitar satu tahun enam bulan lalu.

Menurutnya, berbagai capaian tersebut harus menjadi pijakan untuk mempercepat pembangunan, bukan alasan untuk berpuas diri. Tantangan ekonomi dan kebutuhan masyarakat terus berkembang sehingga pemerintah harus mampu beradaptasi.

“Semangat kebersamaan ini harus menjadi modal baru bagi Kota Batam untuk bergerak lebih cepat lagi,” tegasnya.

Ia menilai kolaborasi menjadi salah satu kunci untuk menjaga keberlanjutan pembangunan. Pemerintah juga perlu terus membuka ruang partisipasi dan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar kebijakan yang dibuat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026 diharapkan menjadi energi tambahan bagi Pemko Batam untuk meningkatkan kinerja. Terlebih, capaian ekonomi, investasi, dan pembangunan manusia masih membutuhkan penguatan secara berkelanjutan.

Amsakar menegaskan penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir. Capaian itu justru menjadi tanggung jawab baru bagi pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Batam. (*)

Editor : M Tahang
Pemimpin Daerah Awards 202 amsakar achmad wali kota batam