batampos -Perbaikan jaringan pipa air minum berdiameter 800 milimeter di kawasan Mukakuning, Batam, akhirnya rampung, Sabtu (29/8) pukul 14.45 WIB. Setelah pekerjaan selesai, aliran air kepada pelanggan di sejumlah wilayah terdampak mulai dipulihkan secara bertahap.
Perbaikan dilakukan Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Air Batam Hilir setelah pekerjaan relokasi pipa di depan Kawasan Batamindo mengalami kendala teknis. Pekerjaan yang dimulai Rabu (26/8) tersebut berlangsung lebih lama dari perkiraan awal.
Kendala terutama terjadi pada proses penyambungan dan pengelasan pipa. Saat uji coba pengaliran pada Jumat (28/8), tim teknis kembali menemukan kebocoran pada jaringan sehingga perbaikan harus dilanjutkan.
Tim kemudian melakukan perbaikan dan pengujian ulang untuk memastikan sambungan pipa aman sebelum jaringan kembali dialiri air.
Baca Juga: Pipa 800 Milimeter Bocor di Mukakuning, Air Menyembur ke Jalan
Setelah seluruh proses dinyatakan selesai pada Sabtu siang, pengaliran tidak langsung dilakukan secara penuh. Air dialirkan secara bertahap untuk menjaga kestabilan tekanan sekaligus mengantisipasi gangguan pada jaringan.
Gangguan suplai sebelumnya dirasakan pelanggan di sejumlah wilayah, antara lain Tembesi, Barelang, Sagulung, Fanindo, Marina, dan kawasan sekitarnya.
Selama pekerjaan berlangsung, BP Batam bersama PT Air Batam Hilir juga menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah terdampak.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad meninjau langsung lokasi pekerjaan pada Sabtu siang. Ia memastikan proses perbaikan telah selesai dan meminta pemulihan layanan tetap dikawal hingga tekanan air kembali stabil.
“Saya meninjau langsung lokasi untuk memastikan pekerjaan ini benar-benar tuntas dan masyarakat segera mendapatkan kembali layanan air. Tidak boleh ada pembiaran terhadap gangguan layanan dasar,” kata Amsakar.
Menurutnya, proses pemulihan perlu dilakukan secara terukur agar jaringan yang baru diperbaiki tidak kembali mengalami gangguan.
“Kami memahami kebutuhan masyarakat. Karena itu, setelah pekerjaan selesai, pengaliran dilakukan bertahap agar jaringan tidak kembali mengalami gangguan. Saya minta proses pemulihan ini dipantau secara ketat sampai pelayanan benar-benar normal,” ujarnya.
Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano mengatakan pihaknya memahami air merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Ia meminta pelanggan tetap bersabar selama proses pemulihan tekanan dan distribusi berlangsung.
“Yang paling utama adalah memastikan setelah perbaikan ini selesai, jaringan dapat kembali berfungsi dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat segera pulih,” kata Denny.
Baca Juga: Air Belum Normal, Warga Marina Swadaya Cari Air Bersih
BP Batam bersama PT Air Batam Hilir masih memantau kondisi jaringan setelah pekerjaan selesai. Evaluasi dilakukan untuk memastikan distribusi air kembali normal sekaligus meningkatkan kesiapan teknis apabila terjadi gangguan serupa.
BP Batam juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena gangguan suplai berlangsung lebih lama dari perkiraan awal. Perusahaan mengapresiasi kesabaran pelanggan selama proses relokasi dan perbaikan jaringan berlangsung. (*)
Editor : Yofi Yuhendri