batampos - Pendidikan di SMAN 17 Batam tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan zaman, sekolah juga memperkuat pembentukan karakter serta nilai-nilai kerohanian siswa.
Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar bersama siswa beragama Islam, Rabu (2/9).
Kepala SMAN 17 Batam Bahtiar mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menanamkan nilai-nilai akhlak dan budi pekerti kepada para siswa. Menurutnya, kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan pembentukan karakter.
“Pendidikan tidak hanya sebatas akademik, tetapi nonakademik juga harus diperhatikan. Salah satunya melalui kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” kata Bahtiar.
Baca Juga: Orangtua Keluhkan Harga Seragam SMKN 1 Tanjungpinang, Satu Setel Capai Rp300 Ribu
Ia mengatakan, momentum Maulid Nabi diharapkan dapat mendorong siswa menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak agar dapat mengubah karakter dengan meniru teladan yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW, yaitu perilaku yang mulia,” ujarnya.
Peringatan Maulid Nabi tersebut diikuti seluruh siswa SMAN 17 Batam yang beragama Islam, mulai kelas X hingga XII. Kegiatan juga melibatkan siswa yang tergabung dalam organisasi Rohani Islam (Rohis) sebagai panitia.
Sementara itu, penyusunan dan perencanaan kegiatan dilakukan bersama guru Pendidikan Agama Islam. Keterlibatan siswa dinilai menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kelas.
Selain mengikuti rangkaian acara, siswa diberi ruang untuk belajar berorganisasi, bertanggung jawab, dan bekerja sama dalam menyukseskan kegiatan.
“Yang mengikuti kegiatan ini seluruh siswa yang beragama Islam, dari kelas 10 sampai kelas 12. Panitianya dilaksanakan oleh anak-anak Rohis, sedangkan kegiatan disusun dan direncanakan oleh guru-guru agama Islam,” jelasnya.
Bahtiar menyebutkan, peringatan Maulid Nabi merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sekolah setiap tahun. Pelaksanaannya disesuaikan dengan momentum peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Meski secara kalender Islam bertepatan dengan 12 Rabiul Awal, pelaksanaan di SMAN 17 Batam tahun ini digelar pada 2 September karena sekolah sebelumnya tengah mempersiapkan sejumlah kegiatan lainnya.
Baca Juga: Siswa MAN 1 Batam Raih Juara Tilawah Internasional di Malaysia
“Memang seharusnya bertepatan dengan 12 Rabiul Awal. Kita rencanakan minggu lalu, tetapi ditunda karena ada beberapa kegiatan lain yang juga harus dipersiapkan dengan baik,” katanya.
Lebih lanjut, Bahtiar menegaskan kegiatan keagamaan di sekolah tidak ditujukan sebatas seremoni. Setiap peringatan hari besar agama diupayakan memiliki pesan pendidikan yang dapat membentuk perilaku siswa.
“Setiap hari besar agama Islam yang kita peringati selalu kita padankan dengan kegiatan pembinaan budi pekerti dan pengembangan karakter siswa. Salah satunya melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini,” pungkasnya. (*)
Editor : Yofi Yuhendri