batampos — Cuaca cerah hingga berawan masih mendominasi wilayah Kepulauan Riau (Kepri) dalam sepekan ke depan. Meski hujan tetap berpeluang terjadi, terutama pada dini hari dan pagi hari, hujan diprakirakan bersifat lokal.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam memprakirakan suhu udara di wilayah Kepri berkisar 24 hingga 34 derajat Celsius. Kecepatan angin bervariasi, terutama di wilayah pesisir.
Forecaster on Duty BMKG Hang Nadim Batam, Addini, mengatakan kondisi atmosfer di atas Kepri relatif kering. Kecepatan angin yang cukup kuat juga membuat pasokan uap air untuk pembentukan awan hujan menjadi terbatas.
"Cuaca di wilayah Provinsi Kepri hari ini secara umum diprakirakan cerah hingga berawan dan berpotensi hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah yang disebabkan oleh proses konveksi lokal yang cukup kuat," ujar Addini, Kamis (3/9).
Untuk Batam, cuaca diprakirakan cerah sepanjang hari hingga dini hari dengan suhu 25-33 derajat Celsius. Kondisi serupa terjadi di Tanjungpinang dan Bintan dengan suhu 26-33 derajat Celsius.
Sementara itu, Tanjungbalai Karimun diprediksi cerah dengan suhu 27-33 derajat Celsius. Di Kabupaten Lingga, cuaca berpotensi cerah hingga berawan dengan suhu 27-33 derajat Celsius.
Untuk Natuna, BMKG memprakirakan cuaca cerah berawan hingga berawan dengan suhu 26-34 derajat Celsius. Kecepatan angin di wilayah tersebut mencapai 11-19 kilometer per jam.
Sedangkan Kabupaten Kepulauan Anambas diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan. Suhu berada di kisaran 27-30 derajat Celsius dengan kecepatan angin 17-20 kilometer per jam.
BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kepri pada Kamis (3/9). Meski demikian, masyarakat tetap diminta memperhatikan perkembangan cuaca, terutama nelayan dan pengguna jasa pelayaran.
Pasalnya, kondisi laut di sejumlah perairan Kepri masih berada dalam kategori gelombang sedang. BMKG Maritim memperingatkan potensi tinggi gelombang hingga 1,3 meter di sejumlah wilayah.
Potensi gelombang tersebut terdapat di perairan selatan dan utara Kepulauan Anambas, perairan Kepulauan Anambas-Natuna, perairan Kepulauan Bintan, serta perairan Kepulauan Lingga.
Karena itu, aktivitas pelayaran dan nelayan perlu memperhitungkan kondisi angin dan gelombang sebelum melaut. Cuaca daratan yang cenderung cerah tidak serta-merta menunjukkan kondisi perairan aman sepanjang waktu. (*)
Editor : Jamil Qasim