batampos - Arus wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam mengalami penurunan cukup tajam pada Juli 2026. Dalam sebulan, jumlah kunjungan wisman berkurang lebih dari 17 ribu dibandingkan Juni 2026.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat sebanyak 143.523 kunjungan wisman sepanjang Juli 2026. Angka tersebut turun 10,78 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 160.871 kunjungan.
Meski terkoreksi secara bulanan, kinerja pariwisata Batam masih mencatat pertumbuhan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah wisman pada Juli 2026 meningkat 16,05 persen dibandingkan Juli 2025.
Kepala BPS Kota Batam Devi Indriastuti mengatakan, kunjungan wisman pada Juli 2026 tersebar melalui sejumlah pintu masuk internasional di Batam. Di antaranya Pelabuhan Feri Batam Center, Pelabuhan Nongsa Pura, Pelabuhan Feri Harbour Bay, Pelabuhan Internasional Sekupang, serta Bandara Internasional Hang Nadim.
“Dari total kunjungan tersebut, wisatawan asal Singapura masih menjadi pasar utama pariwisata Batam,” ujarnya, Jumat (4/9).
Baca Juga: Cara Cek Desil BPS 2026 untuk Bansos dan Subsidi Pertalite
Pada Juli 2026, tercatat 62.251 kunjungan wisman berkebangsaan Singapura. Jumlah tersebut menyumbang 43,37 persen dari keseluruhan kunjungan wisman ke Batam.
Malaysia berada di posisi kedua dengan 46.512 kunjungan atau 32,41 persen. Berikutnya wisatawan asal Tiongkok sebanyak 5.752 kunjungan atau 4,01 persen dan India 3.708 kunjungan atau 2,58 persen.
Sementara itu, kunjungan wisman asal Filipina mencapai 1.847 kunjungan, Myanmar 1.291 kunjungan, Jepang 1.170 kunjungan, Australia 1.095 kunjungan, Korea Selatan 1.009 kunjungan, dan Amerika Serikat sebanyak 982 kunjungan.
“Secara keseluruhan, sepuluh negara tersebut menyumbang 87,52 persen dari total kunjungan wisman ke Batam selama Juli 2026,” katanya. (*)
Editor : Yofi Yuhendri