Musda KAHMI Batam Digelar 18-19 September, Amsakar Siap Maju Lagi

Muhammad Syaban • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 21:32 WIB
Ketua Panitia Musda KAHMI Batam, Muliadi (tengah), bersama Dewan Pakar KAHMI Batam yang juga Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam, Riama Manurung (dua dari kiri), serta anggota panitia dan pengurus KAHMI Batam. F. M. Sya’ban/Batam Pos.
Ketua Panitia Musda KAHMI Batam, Muliadi (tengah), bersama Dewan Pakar KAHMI Batam yang juga Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam, Riama Manurung (dua dari kiri), serta anggota panitia dan pengurus KAHMI Batam. F. M. Sya’ban/Batam Pos.

 batampos – Bursa calon Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Batam mulai menghangat menjelang Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung 18-19 September 2026. Nama Ketua Umum KAHMI Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, disebut siap kembali maju dalam pemilihan tersebut.

Dewan Pakar KAHMI Batam, Riama Manurung, mengatakan Amsakar telah menyatakan kesiapannya untuk kembali memimpin organisasi alumni HMI tersebut. Namun, kepastian pencalonannya masih menunggu tahapan pendaftaran yang baru dibuka pada 14-16 September 2026.

“Dua hari ini saya sudah membaca, mungkin kalian juga sudah membaca bahwa Pak Wali Kota (Amsakar Achmad) sebagai Ketua Umum hari ini siap untuk menjalankan kembali menjadi Ketua Umum,” kata Riama.

Meski demikian, Riama menegaskan keputusan akhir tetap berada di tangan Amsakar dan akan terlihat saat tahapan pendaftaran serta Musda berlangsung.

“Tapi apakah jadi atau tidak, kita lihat di arena Musda. Doakan agar Musdanya lancar,” ujarnya.

Ketua Panitia Organizing Committee (OC) Musda KAHMI Batam, Muliadi, mengatakan Musda merupakan agenda lima tahunan untuk memilih ketua umum atau ketua formatur.

Selain memilih kepemimpinan baru, peserta Musda juga akan menentukan model kepemimpinan KAHMI Batam untuk periode berikutnya. Saat ini organisasi tersebut menggunakan model kepemimpinan presidensial.

“Untuk periode sekarang itu ketua umum modelnya presidensial,” kata Muliadi, Minggu (6/9).

Menurutnya, peserta Musda nantinya akan menentukan apakah model presidensial tetap dipertahankan atau diubah menjadi presidium.

“Dinamika di Musda itulah yang menentukan nanti arah dari kepemimpinan, apakah presidensial atau presidium,” ujarnya.

Muliadi menjelaskan, sebelum pelaksanaan Musda, panitia akan melakukan registrasi dan verifikasi peserta. Tahapan tersebut dilanjutkan dengan masa sanggah bagi peserta yang merasa belum terakomodasi.

Alumni HMI yang telah memenuhi persyaratan dan dinyatakan sebagai peserta Musda memiliki hak mengikuti persidangan serta mencalonkan diri sebagai ketua.

Pendaftaran calon ketua umum atau ketua presidium dijadwalkan berlangsung 14-16 September 2026.

“Yang terakhir adalah masa pendaftaran calon ketua. Jadi ada tahapan-tahapan, nanti kami bagi waktunya,” ujar Muliadi.

Riama menambahkan, status sebagai alumni HMI tidak otomatis membuat seseorang menjadi peserta Musda. Setiap alumni yang ingin mengikuti Musda tetap harus melalui proses registrasi.

“Siapapun yang akan ikut nanti harus registrasi. Meskipun dia alumni, tapi kalau dia tidak registrasi, maka kita tidak berikan dia masuk sebagai peserta Musda,” katanya.

Menurut Riama, Musda memiliki tiga agenda utama, yakni mempertanggungjawabkan kepengurusan selama lima tahun terakhir, memilih ketua atau pengurus baru, serta merumuskan program kerja untuk lima tahun mendatang.


Dialog Nasional dan Jalan Sehat

Musda KAHMI Batam tahun ini mengangkat tema “Penguatan Peran KAHMI dalam Mendorong Daya Saing Batam sebagai Lokomotif Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Indonesia.”

Rangkaian kegiatan diawali KAHMI Forever Jalan Sehat (KFJS) pada 13 September 2026 di SP Plaza, Sagulung. Kegiatan tersebut terbuka bagi alumni HMI, mahasiswa dan masyarakat.

Selain jalan sehat, panitia menyiapkan pembagian doorprize serta santunan bagi anak yatim.

“KFJS itu akan mengundang juga masyarakat Batuaji dan Sagulung. Mudah-mudahan alumni HMI semua di situ bisa berbaur dengan masyarakat,” kata Muliadi.

Rangkaian utama Musda berlangsung pada 18-19 September di Hotel Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam. Pada 18 September, kegiatan diawali dialog publik nasional yang kemudian dilanjutkan dengan Musda.

Sejumlah tokoh nasional dan daerah dijadwalkan menjadi narasumber. Di antaranya Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda, Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher, serta Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kota Batam Suyono Saputra dari perspektif ekonomi.

Muliadi mengatakan seluruh narasumber tersebut merupakan alumni HMI yang kini memiliki posisi dan jabatan berbeda, termasuk di pemerintahan dan lembaga negara.

“Semua itu alumni, semua internal. Kebetulan saja beliau-beliau ini ada jabatannya di negara,” ujarnya.

Dialog publik tersebut terbuka untuk umum. Panitia menargetkan sekitar 300 peserta yang berasal dari organisasi nasional, organisasi kepemudaan, organisasi mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah, organisasi daerah dan elemen masyarakat lainnya.

Peserta juga akan mendapatkan sertifikat elektronik yang dapat dimanfaatkan sebagai bukti keikutsertaan dalam kegiatan.

Muliadi menegaskan dialog publik tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial. KAHMI Batam akan menyusun rekomendasi terkait pembangunan Batam untuk disampaikan sebagai masukan kepada pemerintah.

“Kita berharap bahwa ini memang tidak hanya seremonial, tapi memang dampaknya dan kita akan menyiapkan rekomendasi dari kami terkait dengan pembangunan Kota Batam ke depan,” katanya.


Dorong Sinergi dengan Pemko dan BP Batam

Riama berharap kepengurusan KAHMI Batam yang terpilih nantinya mampu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Batam dan BP Batam.

“Siapapun yang terpilih, KAHMI Batam mudah-mudahan bisa bersinergi dengan pemerintah, baik kota maupun BP, dan tetap Batam tetap guyup,” ujarnya.

Ia juga berharap KAHMI dan HMI dapat berkontribusi menjaga kondusivitas serta memberikan warna dalam pembangunan dan kehidupan organisasi di Kota Batam.

Dengan tahapan pendaftaran calon yang segera dibuka, persaingan kepemimpinan KAHMI Batam diperkirakan mulai terlihat. Nama Amsakar menjadi salah satu yang mencuat, meski hingga kini belum ada kepastian apakah ia akan resmi mendaftarkan diri dalam Musda. (*)

Editor : Fiska Juanda
KAHMI Batam Musda KAHMI Amsakar Maju di Musda Kahmi Wali Kota Batam KAHMI amsakar achmad