batampos - Kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi perhatian dalam aktivitas lalu lintas di Kota Batam. Jarak pandang yang menurun dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara yang beraktivitas hingga malam hari.
Menyikapi kondisi tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang melalui jajaran Patwal 813 menggelar Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sekaligus menyambangi sejumlah pangkalan pengemudi ojek online (ojol), Rabu (16/9) sekitar pukul 20.00 WIB.
Patroli menyasar sejumlah titik berkumpulnya pengemudi Gojek, di antaranya kawasan Nagoya Hill dan Laluan Madani. Personel berdialog langsung dengan para driver untuk menyampaikan pesan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Selain mengingatkan pengemudi mematuhi aturan lalu lintas dan memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, polisi meminta para driver meningkatkan kewaspadaan saat melintas di wilayah yang terdampak kabut asap.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya para driver ojek online, agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi jalan dan jarak pandang akibat asap karhutla,” ujar Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Afiditya Arief Wibowo.
Menurutnya, jarak pandang yang terbatas membuat pengendara perlu menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan. Pengemudi juga diminta menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya agar memiliki waktu yang cukup untuk melakukan pengereman saat terjadi situasi darurat.
Polisi turut mengingatkan para pengemudi ojol menggunakan masker selama beraktivitas di luar ruangan. Imbauan tersebut disampaikan karena para driver menghabiskan waktu cukup lama di jalan sehingga perlindungan terhadap paparan udara yang bercampur asap menjadi salah satu perhatian dalam patroli.
Baca Juga: WN Singapura Selundupkan 46 Cartridge Etomidate Lewat Harbour Bay
Personel Patwal 813 juga meminta pengemudi lebih berhati-hati saat berkendara pada malam hari. Selain kabut asap, pencahayaan jalan, kondisi kendaraan, dan kepadatan lalu lintas dapat memengaruhi keselamatan ketika jarak pandang tidak optimal.
Kehadiran polisi di pangkalan ojol sekaligus menjadi sarana memperkuat komunikasi dengan komunitas pengemudi. Para driver merespons positif kegiatan tersebut karena dapat menerima informasi langsung mengenai keselamatan berkendara sekaligus menyampaikan kondisi yang mereka temui selama beraktivitas di jalan.
Satlantas Polresta Barelang memastikan patroli KRYD dan sambang akan terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga lalu lintas tetap aman, tertib, dan lancar. Masyarakat juga diminta tidak memaksakan diri berkendara dengan kecepatan tinggi ketika kondisi udara berkabut dan jarak pandang menurun.
Dalam kondisi darurat, kecelakaan lalu lintas, atau ketika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Layanan Polisi 110. Layanan tersebut disiapkan sebagai sarana untuk mendapatkan respons kepolisian terhadap gangguan keamanan, kecelakaan, maupun keadaan darurat lainnya. (*)
Editor : Yofi Yuhendri