batampos - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Riau menyasar lingkungan perusahaan untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas. Edukasi tidak hanya diberikan kepada pekerja lokal, tetapi juga warga negara asing (WNA) yang bekerja di sejumlah kawasan industri Batam.
Direktur Lalu Lintas Polda Kepri Kombes Pol Gathut Bowo mengatakan, jajarannya menggelar sejumlah kegiatan safety riding dan edukasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di sejumlah perusahaan.
“Kegiatan tersebut menyasar karyawan perusahaan, termasuk pekerja WNA yang bekerja di kawasan industri Batam,” kata dia, Kamis (17/9).
Edukasi diberikan untuk meningkatkan pemahaman pekerja mengenai aturan dan keselamatan berlalu lintas. Salah satunya digelar di PT McDermott pada 19 Agustus 2026 yang secara khusus menyasar karyawan WNA.
Kegiatan tersebut melibatkan Kasubdit Kamsel, Kasubdit SIM, Kasi STNK, Kasi BPKB, para Kanit Subdit Kamsel, serta anggota Subdit Kamsel Ditlantas Polda Kepri.
Sebelumnya, Ditlantas Polda Kepri juga menyambangi karyawan PUK LEM SPSI PT McDermott pada 26 Juli 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan Kasubdit Kamsel bersama anggota.
Baca Juga: Kabut Asap Mengancam Keselamatan Berkendara, Ojol Diingatkan Waspada
Program serupa dilakukan di sejumlah perusahaan lainnya. Pada 27 Januari 2026, personel Subdit Kamsel memberikan edukasi kepada karyawan PT Makmur Abadi Logistik di kawasan Sekupang.
Kemudian, pada 13 Juli 2026, kegiatan menyasar karyawan PT CLT di kawasan Batu Besar. Kegiatan tersebut dilaksanakan para Kanit dan anggota Subdit Kamsel.
Terakhir, pada 31 Agustus 2026, Ditlantas Polda Kepri memberikan edukasi kepada karyawan PT Hok Seng Jaya Perkasa di kawasan Batam Centre.
“Kegiatan tersebut juga dilaksanakan para Kanit bersama anggota Subdit Kamsel,” katanya.
Gathut mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut merupakan pendekatan Ditlantas Polda Kepri yang tidak hanya mengedepankan penindakan di jalan, tetapi juga sosialisasi langsung di lingkungan kerja.
Materi safety riding dan Kamseltibcar Lantas diberikan agar pekerja memahami pentingnya keselamatan saat berkendara serta kepatuhan terhadap ketentuan lalu lintas.
Khusus bagi pekerja WNA, edukasi mengenai aturan lalu lintas dinilai relevan karena mereka juga beraktivitas menggunakan jaringan jalan di Batam.
“Pemahaman terhadap ketentuan yang berlaku di Indonesia menjadi salah satu aspek yang disampaikan dalam kegiatan tersebut,” ujarnya.
Baca Juga: Dikaitkan dengan Yuwanky, Mobil Porsche Cayman Kini di Polda Kepri
Ditlantas Polda Kepri menjadwalkan kegiatan serupa di sejumlah lingkungan perusahaan sebagai bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas.
“Edukasi dilakukan dengan menyasar kelompok pekerja yang setiap hari beraktivitas dan menggunakan kendaraan di jalan raya,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, kepolisian menempatkan keselamatan lalu lintas tidak hanya sebagai persoalan penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat dan komunitas pekerja. (*)
Editor : Yofi Yuhendri