batampos– Aksi konvoi dan coret seragam sekolah masih mewarnai pengumuman kelulusan siswa SMA dan SMK di Tanjungpinang.
Setelah kelulusan diumumkan, para siswa berkumpul di bundaran Tugu Provinsi, Dompak, Tanjungpinang sekira pukul sekira pukul 18.30 WIB. Kemudian siswa beraksi mencoret-coret seragam menggunakan cat semprot.
Setelah itu, para siswa berkonvoi dengan menggunakan sepeda motor berkeliling Tanjungpinang hingga larut malam.
Salah seorang siswa yang turut dalam aksi coret seragam dan konvoi, mengatakan pengumuman hasil kelulusan diumumkan melalui tautan (link) yang diberikan oleh pihak sekolah.
“Kami tidak ke sekolah, di rumah aja karena pengumumannya lewat link dari sekolah,” kata siswa yang enggan disebut namanya.
Setelah mengetahui dirinya lulus, ia bersama teman-temannya berkumpul di Pulau Dompak untuk merayakan kelulusan tersebut.
“Kami coret seragam untuk kenang-kenangan karena sudah beberapa lama kita sekolahnya daring karena Covid,” ungkapnya.
Siswa perempuan ini bercerita, setelah lulus ia ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan berencana mendaftar ke salah satu perguruan tinggi di Tanjungpinang. “Kami mau kuliah setelah lulus ini,” katanya.
Sebelumnya diketahui, Polresta Tanjungpinang melakukan razia terhadap siswa SMA dan SMK yang merayakan kelulusan di Tanjungpinang. Razia bertujuan demi menjaga keamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan maupun siswa. “Dilarang karena membahayakan pengguna jalan maupun siswa itu sendiri,” tegas Kabag Ops Polresta Tanjungpinang Kompol Hadi Sucipto. (*)
reporter: yusnadi