Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Istilah Batu yang Legendaris dan Populer, Kata Ganti Tempat di Tanjungpinang

batampos • Senin, 15 Januari 2024 | 09:27 WIB
Photo
Photo
Photo
Photo
Batu 0 atau Titik Nol Tanjungpinang yang berada di Jalan Merdeka Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos

batampos– Kota Tanjungpinang terkenal dengan keindahannya. Namun ada satu keunikan tersendiri yaitu istilah Batu sebagai kata ganti kilometer atau suatu tempat.


Terkait istilah Batu di Tanjungpinang, banyak yang tidak mengetahui secara pasti kapan dimulainya penggunaan kata ganti kilometer atau suatu tempat ini.


Namun banyak yang meyakini penggunaan istilah Batu untuk menunjukkan suatu tempat di Tanjungpinang, telah ada sejak abad 20 sekitar tahun 1900-an.

,

Penanda Batu Nol hingga Batu 15 itu berisikan informasi angka kilometer. Menandakan jarak antara satu Batu dengan Batu lainnya atau jarak suatu tempat di Tanjungpinang.


Selain itu, penanda Batu berisikan informasi jarak Kota Tanjungpinang dan Kota Kijang serta Kota Tanjunguban yang saat itu masuk ke Kabupaten Kepulauan Riau.


Untuk menandakan suatu tempat atau penyebutan Batu di Tanjungpinang, saat itu pemerintah membuat tanda batu berupa semen beton persegi yang bercat kuning.


Menurut Peneliti Badan Inovasi Riset Nasional (BRIN) Dedi Arman, istilah Batu sebenarnya juga populer di Malaysia sebagai kata ganti kilometer.


“Istilah Batu juga populer di Malaysia dan Singapura. Istilah ini merujuk kilometer,” katanya.


Menurut catatan Dedi, penggunaan istilah Batu untuk menunjukkan suatu tempat di Tanjungpinang dan Malaysia, telah ada sejak awal abad 20 atau sekitar tahun 1900-an.


Karena warga Tanjungpinang dan Malaysia bersaudara dan saling berkunjung satu sama lainnya, maka istilah Batu juga menjadi melekat di Tanjungpinang.


“Selain itu, dua warganya bersatu dalam Kesultanan Riau Lingga. Meskipun akhirnya berpisah secara administrasi pasca Traktat London 1824,” ungkap Dedi.


Meskipun demikian, hingga sekarang hubungan persaudaraan tetap erat sebagai daerah serumpun dan penggunaan istilah Batu menjadi melekat di Tanjungpinang.


Dedi menjelaskan, daerah lain seperti Jambi dan Palembang juga menggunakan kata unik sebagai kata ganti kilometer atau suatu tempat yaitu Pal.


“Istilah penyebutan Pal untuk menunjukkan tempat itu berasal dari Bahasa Belanda yaitu Paal yang artinya tiang dalam Bahasa Indonesia,” terang Dedi.



Lokasi dan Tanda Batu di Tanjungpinang

Di Kota Tanjungpinang sendiri, penyebutan Batu dimulai dari Batu 0 atau Titik Nol. Lokasinya berada di kawasan Kota Lama Jalan Mereka Tanjungpinang.


Penanda Batu Nol atau Titik Nol Kota Tanjungpinang ini tepat berada di samping Gedung Daerah dan di depan pintu keluar pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang.


Kemudian ada Batu 1. Sebagian warga Tanjungpinang jarang menyebut Batu Satu. Namun sebagian warga meyakini Batu Satu terletak di Jalan Ketapang.


Lokasinya kini berada di sekitar Pizza Hut Tanjungpinang atau di depan Bank Bukopin atau di simpang Jalan Bakar Batu Kota Tanjungpinang.


Selanjutnya, kawasan Batu 2 Tanjungpinang. Lokasinya berada di antara Jalan Brigjen Katamso hingga Jalan MT Haryono Kota Tanjungpinang.


Kini, batu penanda kawasan Batu 2 Tanjungpinang ini terletak tepat di depan supermarket Bintang Rezeki Kota Tanjungpinang.


Kemudian kawasan Batu 3 Tanjungpinang yang cukup luas. Lokasinya berada di sepanjang Jalan MT Haryono Kota Tanjungpinang.


Meskipun demikian, batu penanda Batu Tiga tidak terlihat lagi. Namun sebagian warga meyakini dahulunya batu penanda terletak di depan Mako Polsek Bukit Bestari.


Kawasan Batu 4 juga luas. Berlokasi di sebagian Jalan Sutami, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Raja Ali Haji, Jalan Pemuda dan Jalan Ahmad Yani Tanjungpinang.


Batu penanda Batu 4 letaknya tersembunyi. Berada di Jalan MT Haryono Tanjungpinang tepatnya berada di depan komplek Navigasi Tanjungpinang.


Selanjutnya kawasan Batu 5. Berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Jalan Rawasari, Jalan Sultan Sulaiman Kampung Bulang dan sebagian Jalan Ahmad Yani Tanjungpinang.


Batu penanda Batu 5 berada di Jalan Gatot Subroto Tanjungpinang tepatnya berada di depan Gang Putri Mayang. Depan Lokasi ATM K2 Batu Lima.


Selanjutnya, kawasan Batu 6. Berlokasi di sebagian Jalan Gatot Subroto hingga ke kawasan Kijang Lama dan sebagian Jalan DI Panjaitan Kota Tanjungpinang.


Batu penanda Batu 6 berada di Jalan Gatot Subroto Tanjungpinang tepatnya berada di depan Gang Raudhah Perumahan Bumi Intan Sari Tanjungpinang.


Kemudian kawasan Batu 7 Tanjungpinang yang berada di sepanjang Jalan DI Panjaitan termasuk Jalan Harmoko dan Jalan Peralatan.


Kini batu penanda Batu 7 sudah tidak terlihat lagi jejaknya. Belum diketahui letak atau posisi batu penanda. Yang pasti di sekitar Jalan DI Panjaitan.


Selanjutnya kawasan Batu 8 yang berlokasi berada di sepanjang Jalan Raja Haji Fisabilillah dan Jalan Raya Dompak Kota Tanjungpinang.


Batu penanda Batu 8 Tanjungpinang terletak di Jalan Raja Haji Fisabilillah tepatnya di depan SPBU Batu Delapan Atas Tanjungpinang.


Kemudian kawasan Batu 9 Bintan Center yang berlokasi di sepanjang Jalan DI Panjaitan Kota Tanjungpinang. Sekarang kawasan ini telah menjadi pusat keramaian.


Kini batu penanda Batu 9 sudah tidak terlihat lagi. Belum diketahui letak atau posisi batu penanda. Yang pasti di sekitar kawasan Bintan Center Tanjungpinang.


Selanjutnya kawasan Batu 10 dan Batu 11 Tanjungpinang yang luas. Kawasan ini terletak di Jalan Raya Tanjunguban dan Jalan Ganet Tanjungpinang.


Kemudian kawasan Batu 12 hingga Batu 15 yang sangat luas. Kawasan ini terletak di sepanjang Jalan WR Supratman Kota Tanjungpinang. (*)


Reporter: Yusnadi Nazar

Editor : batampos
#tanjungpinang