Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 033 Wira Pratama, Lettu Inf Rudy Manurung mengatakan sejauh ini pihaknya memang belum menerima laporan, terkait adanya TNI AD di Tanjungpinang yang diduga terlibat dalam penyeludupan telur penyu.
"Sejauh ini memang belum ada laporan ke kita. Kemarin pun kita hanya dengar sekilas info dan tidak begitu jelas," kata Rudy, Kamis (24/7).
Hingga saat ini, pihaknya juga belum mengetahui secara pasti terkait identitas oknum TNI AD yang diamankan di Pelabuhan Sintete Sambas pada 6 Juli 2025 lalu tersebut. "Orangnya (oknum TNI) siapa juga kita belum tahu. Nanti jika ada informasi baru akan kita sampaikan," tambahnya.
Diketahui, oknum TNI berinisial SD bersama teman wanitanya berinisial MU ditangkap saat operasi gabungan PSKDP Pontianak bersama Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) XII/I-I Singkawang Kodam Tanjungpura
Kedua orang tersebut diduga hendak menyeludupkan 96.050 telur penyu dari Tambelan ke ke Sintete, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Jika ditafsirkan, nilai puluhan ribu telur penyu ini senilai Rp1.152.600.000. (*)
Editor : Tunggul Manurung