Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Mall Ramai Tapi Sepi Transaksi, Netizen Sindir dengan Istilah Unik

Slamet Widodo • Rabu, 30 Juli 2025 | 18:00 WIB

Photo
Photo

batampos - Indonesia kembali hadir dengan fenomena - fenomena unik dengan singkatan halus penuh arti yang menyindir. Fenomena ini muncul karena menjadi perbincangan viral di berbagai media sosial.

Saat ini, mall - mall di berbagai kota besar sangat ramai dengan pengunjung. Namun, transaksi belanja tidak sebanding dengan keramaian tersebut.

Biasanya pengunjung yang sekedar melihat tanpa berbelanja disebut window shopping. Fenomena ini kemudian memunculkan beragam akronim lucu di kalangan netizen.

Berikut ini fenomena - fenomena dengan istilah unik yang dirangkum batampos.co.id dari berbagai sumber:


1. Rojali adalah rombongan jarang beli. Sindiran terhadap pengunjung yang hanya melihat - lihat barang.

2. Rohana adalah rombongan hanya nanya. Sindiran terhadap pengunjung tanya harga tapi tidak membeli.

3. Rohalus adalah rombongan hanya elus - elus. Sindiran terhadap pengunjung yang elus barang mahal tapi tidak membeli.

4. Rohali adalah rombongan hanya lihat - lihat. Sindiran terhadap pengunjung yang window shopping aja.

5. Rocega adalah rombongan rombongan cek harga. Sindiran terhadap pengunjung yang kepo harga tapi tidak niat membeli.

6. Romansa adalah rombongan manis senyum aja. Sindiran terhadap pengunjung yang datang untuk selfie.

7. Rotasi adalah rombongan tanpa transaksi. Sindiran terhadap pengunjung yang muter - muter saja.

8. Rosali adalah rombongan suka selfie. Sindiran terhadap pengunjung yang belanja selfie, bukan barang.

9. Rocadoh adalah rombongan cari jodoh. Sindiran terhadap pengunjung yang nongkrong cari gebetan.

10. Rocita adalah rombongan cuci mata. Sindiran terhadap pengunjung yang cuma lihat orang atau barang.

11. Romusa adalah rombongan muka susah. Sindiran terhadap pengunjung yang jalan - jalan tapi kelihatan ngos - ngosan.

Istilah unik ini mengandung sindiran terhadap para pengunjung yang hanya datang ke mall untuk jalan - jalan. Istilah ini muncul pasca pandemi saat mall mulai ramai tapi daya beli belum pulih sepenuhnya.

Fenomena rombongan tanpa transaksi ini memunculkan banyak tanggapa lucu di media sosial.

Hal ini juga menunjukkan adanya tantangan ekonomi dalam masyarakat. Banyak pengunjung yang datang ke mall untuk jalan - jalan sambil mencari hiburan singkat.

Dengan adanya kunjungan ramai di berbagai mall di Indonesia juga bisa meningkatkan kesadaran atas brand awareness dan potensi transaksi di masyarakat mendatang.(*)

Editor : Tunggul Manurung
#transaksi #mall #Nitizen