batampos- Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Singapura di Batam menggelar malam resepsi kenegaraan HUT ke-60 Singapura tahun 2025 di Grand Mercure Batam Center, Kamis (11/9). Acara berlangsung sangat meriah dengan persembahan lagu-lagu yang dibawakan mahasiswa asal Singapura.
Dalam acara turut hadir Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, anggota DPD RI asal Kepri, Ismeth Abdullah, Menteri Negara (Designate) Urusan Luar Negeri serta Urusan Pembangunan Sosial dan Keluarga Republik Singapura, Zhulkarnain Abdul Rahim, serta Konjen Singapura untuk Batam, Gavin Ang.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan perayaan HUT yang diadakan di Batam ini menjadi bukti hubungan baik yang terjalin antara Kepri dan Singapura.
“Singapura adalah sahabat utama investasi di Kepri. Dengan total 66,14 persen, inventasi didominasi Singapura,” ujarnya di lokasi.
Ansar berharap hubungan baik dan kerjasama ini akan lebih baik lagi ke depannya. Seperti green energi, dan sarana konektivitas antara Batam, Bintan, Karimun ke Singapura.
“Tentunya prinsip yang saling menguntungkan. Mudah-mudahan kita sama-sama saling maju dan berkembang dan memberikan multiplier efect ekonomi yang besar buat masyarakat,” katanya.
Sementara Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra menyampaikan apresiasi atas hubungan yang telah terjalin harmonis antara Indonesia dan Singapura, khususnya di Batam.
Ia berharap momentum peringatan 60 tahun kemerdekaan Singapura ini dapat semakin memperkuat kerja sama lintas sektor.
“Ini bukti bahwa kedua negara saling membutuhkan. Ke depan, masih banyak peluang kolaborasi yang bisa dikembangkan. Baik di bidang ekonomi, sosial, maupun pembangunan,” ujarnya.
Sementara Menteri Negara (Designate) Urusan Luar Negeri serta Urusan Pembangunan Sosial dan Keluarga Republik Singapura, Zhulkarnain Abdul Rahim mengaku sangat bangga atas dukungan dan perayaan HUT ini di Batam. Ia menilai Batam merupakan kota yang maju dan berkembang dengan pesat.
“Saya 3 tahun lalu ke Batam, dan sekarang saya lihat banyak sekali perubahan dan perkembangan di kota ini,” ujarnya.
Ia juga terkesan dengan perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP). Zhulkarnain menilai kawasan ini sudah mendunia karena memajukan ekonomi digital.
“Saya mengunjungi Nongsa Digital Park, salah satu produk terbesar di dunia. Semoga Indonesia dan Singapur sukses bersama dalam industri,” tutupnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung