Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Maskapai IndiGo Batalkan 1.200 Penerbangan, Seluruh Bandara di India Alami Kekacauan

Chahaya Simanjuntak • Kamis, 4 Desember 2025 | 21:43 WIB

Sejumlah penumpang terlihat antri di depan pemeriksaan Sekuriti di Bandara Internasional Kempegowda di Bengaluru, India, Kamis (4/12/2025). F Idrees Mohammed/AFP
Sejumlah penumpang terlihat antri di depan pemeriksaan Sekuriti di Bandara Internasional Kempegowda di Bengaluru, India, Kamis (4/12/2025). F Idrees Mohammed/AFP

Batampos - Kekacauan melanda seluruh bandara di India, setelah maskapai terbesar di negara itu, IndiGo, membatalkan lebih dari 1.200 penerbangan, Kamis (4/12/2025). Pembatalan itu membuat para penumpangnya terlantar.

Manajemen IndiGo, menyebutkan kekacauan itu diakibatkan oleh gangguan operasional tak terduga, seperti gangguan teknis, kondisi cuaca buruk, dan aturan baru bagi pekerja.

Otoritas penerbangan India memerintahkan penyelidikan dan menuntut IndiGo memberikan solusi untuk mengatasi gangguan yang telah berlangsung sejak Senin (1/12/2025) lalu.

Para penumpang pun meluapkan kemarahan mereka secara online. "Sangat kacau. Benar-benar kacau total. Penundaan penerbangan hingga 8 jam dan tidak ada staf maskapai yang membantu," ujar salah seorang penumpang mengungkapkan kekecewaannya melalui laman X seperti dikutip dari AFP, malam ini.

Sekitar 1.232 penerbangan IndiGo dibatalkan hingga Rabu. Jumlah penundaan belum jelas.

IndiGo mengatakan, pihaknya menawarkan pengaturan perjalanan alternatif dan pengembalian dana kepada pelanggan sambil memulihkan layanan mereka.

Perusahaan mengakui, terganggunya jadwal penerbangan tersebut, sebagian disebabkan aturan baru penjadwalan kru yang memiliki dampak negatif berlapis. Aturan tersebut mulai berlaku November lalu.  Tujuannya, memberikan lebih banyak waktu istirahat kepada pilot dan kru untuk meningkatkan keselamatan penumpang.

Baca Juga: Siti Naila Hermawan, Pelajar SMPN 12 Batam Raih Tiga Medali Internasional Karate  

Gangguan ini menjadi pukulan bagi maskapai berbiaya rendah tersebut, yang selama ini terkenal dengan ketepatan waktunya.

Pekan lalu, 200 pesawat IndiGo terdampak setelah Airbus mengeluarkan peringatan untuk peningkatan mendesak pada 6.000 pesawat di seluruh dunia.

India merupakan salah satu pasar penerbangan dengan pertumbuhan tercepat di dunia, mencapai 500.000 penumpang harian untuk pertama kalinya, November lalu. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#indigo #india #IndiGo Airlines