Perkembangan Kerjasama Ekonomi Singapura - Malaysia Tembus 5,5 Miliar Dolar
Chahaya Simanjuntak• Jumat, 5 Desember 2025 | 15:31 WIB
PM Singapura Lawrence Wong berjabat tangan dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim dalam pertemuan bilateral ke-60 di Singapura, Kamis (4/12/2025)
Batampos - Kerjasama ekonomi Singapura dan Malaysia mengalami peningkatan signifikan di dua tahun terakhir. Khususnya perkembanganJohor–Singapore Special Economic Zone (SEZ). Sejak Januari 2024, perusahaan-perusahaan berbasis Singapura telah mengucurkan investasi lebih dariS$5,5 miliar (US$4,2 miliar)ke kawasan ekonomi khusus tersebut.
"Kami baru memulai. Potensi pertumbuhan ke depan jauh lebih besar, terutama dengan konektivitas transportasi yang diperkuat," ujar Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong dalam pertemuan peringatan Hubungan Bilateral ke 60 kedua negara itu di Singapura, seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat (5/12/2025).
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim menyebutkan, kerjasama ekonomi khususnya SEZ ini menjadi contoh spektakuler kedua negara. "Ini keberhasilan kerja sama yang lahir dari kepercayaan mendalam antarkedua negara, serta mencatat lonjakan investasi besar-besaran di Johor Bahru," ujarnya.
Selain kerjasama ekonomi, kemitraan energi antar kedua negara juga menunjukkan kemajuan. Otoritas Pasar Energi Singapura telah memberikan persetujuan awal untuk impor listrik rendah karbon dari Sarawak, salah satu negara bagian di Malaysia. Ada pula rencana menambah kapasitas perdagangan listrik lintas batas melalui interkonektor kedua.
"Upaya ini akan membawa kita lebih dekat ke masa depan rendah karbon serta mendukung pengembangan ASEAN Power Grid," ujar Wong.
Baik PM Wong maupun PM Anwar sepakat terus memperkuat kemitraan strategis yang bermanfaat bagi rakyat kedua negara. "Saya menantikan kerja sama yang lebih erat untuk mengangkat kesejahteraan warga kedua negara pada masa depan," tutup Wong optimis. (*)