batampos - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah pada Rabu (10/12). Salah satu yang diamankan adalah Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya.
Dalam OTT, total lima orang diamankan dan dibawa ke markas KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta, untuk pemeriksaan intensif. OTT ini diduga terkait dengan praktik suap dalam proyek di lingkungan Pemkab Lampung Tengah.
Pihak KPK menyatakan akan menentukan status hukuman tersangka atau tidak paling lambat 1x24 jam setelah penangkapan berlangsung.
Profil dan Perjalanan Karier Ardito Wijaya
Ardito Wijaya lahir di Bandar Jaya, Lampung Tengah pada 23 Januari 1980. Ia memulai pendidikan dasar di SD Kristen 3 Bandar Jaya Lampung Tengah dan lulus tahun 1992.
Melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP Negeri 10 Bandar Jaya dan lulus tahun 1995. Setelah itu Ardito melanjutkan sekolah menengah atas di SMU Negeri 1 Terbanggi Besar dan lulus tahun 1998.
Ardito Wijaya memilih fakultas kedokteran di Universitas Trisakti, Jakarta pada tahun 2005 - 2008. Kemudian, meraih gelar magister Kesehatan Masyarakat (M.K.M) di Universitas Mitra Indonesia pada tahun 2024.
Sebelum terjun ke dunia politik, Ardito Wijaya sempat menekuni profesi tenaga medis sebagai dokter muda di Puskesmas Seputih Surabaya Lampung Tengah (2010 - 2011) dan Puskesmas Rumbia Lampung Tengah (2011 - 2012).
Ardito Wijaya juga pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular atau Penyehatan Lingkungan (Kabid P2PL) di Dinas Kesehatan Lampung Tengah periode 2014 - 2016.
Ardito Wijaya kemudian terjun ke dunia politik di organisasi Lampung sebagai Koordinator PDNU Lampung, Ketua AMPI Provinsi Lampung (2017 - 2022).
Pada Pilkada 2024, ia mencalonkan diri sebagai Bupati Lampung Tengah yang diusung oleh PDI Perjuangan.
Akhirnya, Ardito Wijaya dilantik menjadi Bupati Lampung Tengah periode 2025 - 2030 bersama wakilnya I Komang Koheri pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto.
Ardito juga aktif di bidang pemerintahan dan kepemudaan dengan menghadiri acara nasionalisme dan pendidikan pemuda (Paskibraka) di Lampung Tengah pada 2025.(*)
Editor : Juliana Belence