Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Heboh di AS! Udang Asal Indonesia Lagi - Lagi Ditarik karena Dugaan Zat Radioaktif

Juliana Belence • Jumat, 26 Desember 2025 | 12:30 WIB
Ilustrasi udang
Ilustrasi udang

batampos - Badan pengawas obat dan makanan AS (FDA) kembali menarik produk udang beku yang diimpor dari Indonesia di Amerika Serikat setelah adanya kekhawatiran bahwa produk ini mungkin terpapar zat radioaktif Cesium 137 (Cs-137).

FDA mengumumkan bahwa sekitar 83.000 kantong udang mentah beku yang diimpor dari Indonesia sedang ditarik dari pasar karena produk itu mungkin telah diproses, dikemas, atau disimpan pada kondisi yang memungkinkan terpapar Cs-137.

Udang ini dipasarkan di bawah merek Market 32 dan Waterfront Bistro oleh distributor Direct Source Seafood LLC yang berbasis di Bellevue, Washington.

Cesium 137 adalah isotop radioaktif buatan manusia yang biasa diperhatikan dalam pengujian keselamatan makanan. Potensinya meningkatkan risiko kesehatan jika paparan terjadi dalam jangka panjang.

FDA menyatakan hingga kini belum ada produk yang benar - benar positif. Tindakan penarikan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan atas kemungkinan paparan dalam proses sebelum produk masuk ke pasar.

Penarikan mencakup kantong udang beku dengan berbagai tanggal best by antara April 2027 dan dijual sejak akhir Juni sampai Juli 2025 di berbagai negara bagian AS.

Penarikan ini dilaporkan mencakup produk yang dijual di sekitar 17 negara bagian, termasuk Illinois, Colorado, Nevada, Connecticut, New York, dan lainnya.

"Konsumen yang telah membeli udang terdampak tidak boleh mengkonsumsinya. Konsumen diminta untuk mengembalikan atau membuang ke tempat pembelian guna mendapatkan pengembalian dana penuh," kata FDA dalam pernyataannya, dikutip dari Seafood Source, Jumat (26/12).

Penarikan muncul di tengah penyelidikan berkelanjutan oleh FDA dan otoritas terkait di AS. Bertujuan menentukan bagaimana produk bisa terpapar Cs-137 selama proses sebelum sampai di konsumen.

Pemerintah AS juga telah melaporkan temuan kontaminasi di kontainer pengiriman tertentu oleh pihak Custom and Border Protection (CBP) sebagai bagian dari investigasi awal yang dimulai beberapa bulan sebelumnya.

Otoritas kesehatan menekankan bahwa langkah ini bersifat pencegahan. Tidak ada bukti produk yang terdeteksi benar - benar beredar dengan tingkat Cs-137 melebihi bahaya akut.

"Paparan Cs-137 dalam jumlah rendah tanpa konsumsi berulang dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kesehatan, seperti kerusakan DNA atau kanker," ujar Otoritas kesehatan, dikutip dari Meigs County Health Department.

Kasus recall ini memberikan dampak luas terhadap ekspor udang Indonesia. Volume ekspor ke AS anjlok hingga 59% secara tahunan.(*)

Editor : Juliana Belence
#udang #indonesia #amerika serikat #FDA #as #Cesium 137