Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pemimpin Kartel Narkoba Meksiko El Mencho Tewas,  Pengikutnya Balas Bunuh 25 Anggota Garda Nasional

Chahaya Simanjuntak • Rabu, 25 Februari 2026 | 11:45 WIB

TEWASnya pemimpin kartel narkoba terbesar dan berbahaya El Menchov di Meksiko menghiasi koran di Meksiko selama beberapa hari terakhir. F Jose Luis Gonzalez/Reuters
TEWASnya pemimpin kartel narkoba terbesar dan berbahaya El Menchov di Meksiko menghiasi koran di Meksiko selama beberapa hari terakhir. F Jose Luis Gonzalez/Reuters

Batampos - Meksiko mencekam. Setelah pemimpin kartel Generasi Baru Jalisco, El Mencho ditembak mati, para pengikutnya pun membalas dendam dengan membunuh sedikitnya 25 anggota garda nasional atau tentara negara itu.

Kematian 25 anggota tentara tersebut merupakan rangkaian serangan balasan oleh kartel narkoba setelah operasi militer yang menewaskan pimpinan mereka, bos kriminal paling buron di negara itu. Demikian pernyataan pemerintah setempat seperti dikutip dari Reuters, Selasa (24/2/2026) malam.

Menteri Keamanan Meksiko Omar Garcia Harfuch menyebutkan, kematian pasukannya terjadi di negara bagian Jalisco menyusul baku tembak dan serangan terkoordinasi yang dipicu oleh operasi yang menargetkan Nemesio “El Mencho” Oseguera Cervantes, pemimpin kartel Jalisco New Generation Cartel (CJNG), yang terkenal sebagai salah satu organisasi kejahatan paling kuat di Meksiko. 

El Mencho, yang memiliki imbalan US$15 juta dari pemerintah AS atas informasi yang menyebabkan penangkapannya, terluka dalam operasi militer di Tapalpa, Jalisco, Minggu waktu setempat. Ia kemudian dinyatakan meninggal dalam penerbangan menuju Mexico City setelah bentrokan dengan pasukan khusus. 

Kematiannya  memicu gelombang kekerasan di berbagai wilayah, termasuk pemblokiran jalan, pembakaran kendaraan dan bangunan, serta serangan-serangan terhadap pasukan keamanan yang tersebar di setidaknya 20 negara bagian. 

Baca Juga: BTS Diminta Tambah Konser di Meksiko, Pemerintah Ikut Turun Tangan

"Sekitar 30 anggota organisasi kriminal CJNG tewas dalam bentrokan, dan 70 orang lainnya di tujuh negara bagian ditangkap terkait kerusuhan ini," ujar Omar.

Dia juga mengatakan, telah membersihkan lebih dari 250 blokade jalan yang didirikan oleh kartel dan menegaskan situasi mulai menunjukkan tanda mereda setelah penguatan pasukan keamanan di wilayah terdampak. 

Sementara itu, Presiden Claudia Sheinbaum Pardo menyebutkan telah berusaha meredakan kekhawatiran publik dengan menyatakan kondisi negaranya relatif stabil meskipun insiden kekerasan sempat meluas hingga gangguan fasilitas transportasi dan pariwisata. 

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, melalui pernyataan di media sosial, mendorong Meksiko untuk meningkatkan upaya pemberantasan kartel sebagai bagian dari kerja sama bilateral dalam perang melawan perdagangan narkotika. 

CJNG yang dikembangkan El Mancho dipandang sebagai salah satu jaringan kejahatan paling agresif di Meksiko, dengan operasi besar dalam perdagangan narkotika jenis fentanyl, methamphetamine, dan kokain.

Kematian El Mencho dianggap sebagai pukulan signifikan terhadap organisasi itu, namun juga menjadi pemicu lonjakan serangan balasan yang mengakibatkan jatuhnya korban di pihak aparat keamanan.

Peristiwa ini menjadi tantangan serius bagi pemerintahan Claudia dalam mempertahankan keamanan dan stabilitas Meksiko memerangi kartel narkoba. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#el mencho tewas #Meksiko #El Mencho #kartel narkoba #Pemimpin Kartel Narkoba Meksiko