Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pertama Setelah 50 Tahun, NASA Kirim Astronaut ke Bulan Lewat Misi Artemis II

Chahaya Simanjuntak • Kamis, 2 April 2026 | 22:02 WIB
MISI Artemis II NASA diluncurkan terbang melintasi Bulan dari Pusat Antariksa Kennedy di Cape Canaveral, Florida, AS, Rabu (1/4/2026) waktu setempat. Pesawat ulang alik ini terdiri dari roket Space Launch System (SLS) beserta kapsul awak Orion yang membawa empat astronaut. F Joe Skipper/Reuters
MISI Artemis II NASA diluncurkan terbang melintasi Bulan dari Pusat Antariksa Kennedy di Cape Canaveral, Florida, AS, Rabu (1/4/2026) waktu setempat. Pesawat ulang alik ini terdiri dari roket Space Launch System (SLS) beserta kapsul awak Orion yang membawa empat astronaut. F Joe Skipper/Reuters

Batampos - Badan antariksa NASA kembali mengukir sejarah dengan meluncurkan misi Artemis II, penerbangan berawak pertama mengelilingi orbit Bulan, Rabu (1/4/2026) waktu setempat. Misi ini kembali dilakukan setelah 50 tahun dan hadir menandai kebangkitan kembali eksplorasi luar angkasa oleh manusia sejak era Apollo terakhir, 1972 lalu.

Misi Artemis II ini diluncurkan dari Pusat Antariksa Kennedy di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat. Pesawat ulang alik ini terdiri dari roket Space Launch System (SLS) beserta kapsul awak Orion yang membawa empat astronaut yang akan menjelajahi orbit bulan dalam misi ratusan ribu kilometer di luar angkasa.

Pengamat luar angkasa AS, mengatakan, ini menjadi misi paling ambisius di era modern. Demikian dilansir dari dari Reuters, Kamis (2/4//2026) malam ini.

Baca Juga: Satu Korban Disambar Petir Saat Berkebun di Setokok Mengalami Luka Bakar

Artemis II dirancang membawa manusia menempuh jarak sekitar 406.000 kilometer dari Bumi, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang misi Apollo 13. Misi ini tidak akan mendarat di Bulan, melainkan melakukan perjalanan mengelilinginya selama kurang lebih 10 hari sebelum kembali ke Bumi. 

Langkah ini menjadi bagian penting dalam pengujian sistem pesawat luar angkasa Orion dan roket Space Launch System (SLS) sebelum misi pendaratan dilakukan di masa depan.

Ada pun empat astronaut yang berangkat dalam misi ini yakni Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen asal Kanada. Keempatnya akan mencetak sejarah sebagai manusia pertama yang kembali menjelajah luar orbit rendah Bumi sejak pertama kali dilakukan, 54 tahun lalu.

Misi Artemis II merupakan bagian dari program besar NASA untuk membangun kehadiran manusia jangka panjang di Bulan, termasuk rencana pembangunan pangkalan lunar. Program ini juga menjadi batu loncatan menuju misi eksplorasi manusia ke planet Mars di masa depan. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Artemis II #Misi Artemis II #Peluncuran Manusia ke Bulan #nasa