batampos - Pengemudi di Amerika Serikat akhirnya akan bisa merasakan teknologi lampu pintar milik Audi yang selama ini hanya tersedia di Eropa.
Audi memastikan fitur adaptive-beam headlights atau Digital Matrix LED bakal hadir mulai akhir 2026 melalui SUV flagship terbaru, Audi Q9. Teknologi ini disebut mampu meningkatkan visibilitas saat berkendara malam tanpa membuat pengendara lain silau.
Sistem adaptive-beam bekerja menggunakan kamera depan dan ribuan micro-LED yang dapat dikontrol secara individual. Lampu akan otomatis membentuk pola cahaya agar tetap terang untuk pengemudi Audi tanpa menyilaukan kendaraan dari arah berlawanan.
Pada Q9 terbaru, setiap headlamp memiliki sekitar 25.600 micro-LED yang bisa diredupkan secara selektif dalam hitungan milidetik. Teknologi Digital Matrix LED milik Audi bekerja menggunakan kamera depan dan ribuan micro-LED yang dikontrol secara individual.
Sistem dapat mendeteksi kendaraan dari arah berlawanan lalu meredupkan sebagian area cahaya tertentu tanpa mematikan seluruh high beam. Jalan tetap terang bagi pengemudi tanpa menyilaukan pengguna jalan lain.
Baca Juga: Lancia Gamma Kembali dengan Tampilan Baru, Sedan Legendaris Italia Hadir dengan Model SUV
Amerika Serikat selama ini tertinggal dibanding Eropa dan Jepang dalam urusan teknologi pencahayaan kendaraan akibat regulasi lawas sejak era 1960.
National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) baru mengubah aturan tersebut pada 2022 setelah menilai adaptive driving beam dapat meningkatkan keselamatan berkendara malam hari.
Audi membutuhkan sekitar satu tahun pengujian tambahan agar sistem lampu mereka memenuhi standar baru NHTSA. Sistem tersebut harus membuktikan bahwa pencahayaan tidak menyebabkan glare atau silau berlebihan kepada pengendara lain.
Kabar tersebut mendapat respons positif karena banyak penggemar mobil menilai AS tertinggal dibanding Eropa dalam adopsi teknologi pencahayaan pintar.
Lampu Matrix LED modern dapat memproyeksikan simbol atau pola cahaya ke jalan, sehingga sebagian pihak khawatir teknologi ini justru mengganggu konsentrasi pengemudi lain.(*)
Editor : Juliana Belence