Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Korban Angin Kencang di Desa Mantang Besar, Bintan Bertambah, Dilaporkan 57 Rumah Rusak

Slamet Nofasusanto • Senin, 7 Oktober 2024 | 18:35 WIB
Sejumlah rumah warga rusak akibat diterjang angin kencang di Telang kecil RT 07 RW 03 Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang pada Minggu (6/10/2024) sekitar pukul 06.30 WIB.
Sejumlah rumah warga rusak akibat diterjang angin kencang di Telang kecil RT 07 RW 03 Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang pada Minggu (6/10/2024) sekitar pukul 06.30 WIB.

batampos- Sebanyak 57 unit rumah dilaporkan rusak akibat angin kencang disertai hujan deras yang terjadi di daerah Telang Kecil Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang pada Minggu (6/10/2024).

Jumlah rumah rusak bertambah dari laporan awal sebanyak 26 unit rumah rusak akibat musibah angin kencang disertai hujan deras.

Sekretaris BPBD Bintan, Agus Ariyadi menyampaikan, laporan awal sebanyak 26 unit rumah yang dilaporkan rusak. Kemudian, dilaporkan lagi, puluhan unit rumah rusak sehingga total rumah rusak akibat bencana angin kencang disertai hujan deras menjadi 57 unit rumah.

Dia menyebut, 57 unit rumah yang dilaporkan rusak berada di RT 007 Telang Kecil, dan RT 004/RW 003 Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang.

Rata-rata kerusakan yang terjadi pada atap rumah dengan kategori 43 unit rumah dalam kondisi rusak ringan, 8 unit rumah rusak sedang dan 6 unit rumah rusak berat.

Kepala Pelaksana BPBD Bintan, Ramlah menyampaikan, kejadian tersebut disebabkan curah hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang saat melanda Desa Mantang Besar pada Minggu (6/10/2024) sekitar pukul 06.30 WIB.

Dampak hujan deras disertai angin kencang, katanya, menyebabkan 57 unit rumah mengalami kerusakan mulai ringan, sedang hingga berat.

Dia mengatakan, pihaknya telah turun ke lokasi untuk mendata kerusakan akibat kejadian itu sehingga dapat dihitung kerugian material.

Dari hasil koordinasi dengan BMKG, dia mengatakan, data dinamika atmosfer tanggal 05 Oktober 2024, terpantau analisis angin pada lapisan 3000 feet jam 12.00 UTC menunjukkan adanya daerah pertemuan angin (konvergensi) yang memanjang di wilayah Barat hingga Utara Kepulauan Riau, yang menyebabkan terjadinya perlambatan massa udara sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Kabupaten Bintan dan sekitarnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bintan khususnya di wilayah pesisir untuk tetap waspada karena hujan deras disertai angin masih berpotensi terjadi. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#angin kencang