Lurah Teluk Lobam, Yosse Adrian membenarkan, satu rumah warga terbakar.
"Kita dapat kabar dari grup warga. Informasinya api berasal dari sambaran petir," katanya.
Dia mengatakan, api sudah berhasil dipadamkan berkat kesigapan warga dan petugas. "Warga gerak cepat memadamkan api," katanya.
Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi menyampaikan, petugas menerima laporan kebakaran di Perumahan Lobam Bestari sekitar pukul 08.40 WIB.
"Kita dapat laporan saat sedang memadamkan api di lahan yang terbakar," katanya.
Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak ke lokasi. Beruntungnya, sejumlah warga telah gerak cepat memadamkan api dengan peralatan seadanya.
"Warga sudah mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya, ada yang siram pakai pasir dan ada yang pakai air parit," katanya.
Dia mengatakan, petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman secara total dengan melakukan penyemprotan di dinding-dinding ruang.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.45 WIB.
Dia mengatakan, kejadian bermula saat hujan deras disertai petir. Saat itu, warga melihat asap dari dalam rumah.
"Api diduga dari sambaran petir yang mengenai instalasi listrik," katanya.
Petugas bersama warga kemudian mendobrak pintu rumah dan memadamkan api yang sudah membakar ruang tamu di rumah itu.
"Plapon dan ruang tamu yang terbakar," katanya.
Dia mengatakan, saat kejadian tersebut, rumah dalam keadaan kosong. Penghuni rumah sedang bekerja di salah satu perusahaan di kawasan Lobam.
"Anaknya sekolah, istrinya kerja. Jadi rumah dalam keadaan kosong," katanya.
Kapolsek Bintan Utara, AKP Monang P Silalahi mengatakan, api diduga berasal dari korsleting listrik akibat disambar petir.
"Penyebabnya faktor alam, diduga korsleting listrik akibat sambaran petir," kata dia.
Dia memastikan tidak ada korban dalam kejadian ini karena rumah dalam keadaan kosong. "Api berhasil dipadamkan warga dan petugas," pungkasnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung