batampos- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur akan mengganti stok beras merek Harumas setelah temuan beras berulat.
Pihak Mitra Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG di Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Agus Afriyanto mengatakan bahwa mereka berencana mengganti merek beras Harumas dengan merek lain.
"Stok beras Harumas diperkirakan akan habis pada Kamis, setelah itu akan diganti dengan merek yang lain," ujar pria yang akrab disapa Awi, Rabu (5/11).
Ia memutuskan untuk mengganti merek beras Harumas dengan merek lainnya berdasarkan rekomendasi dari kepala kelompok MBG.
Keputusan ini diambil untuk menghindari risiko kejadian serupa, seperti temuan beras berulat, yang dapat menghabiskan waktu dan energi.
Selain beras berulat, ia mengatakan bahwa mereka juga menemukan kutu dalam beras Harumas.
Tidak hanya itu, tekstur beras juga berubah dengan warna yang menjadi ke kuningan.
"Warnanya kuning butek," katanya.
Setelah menemukan beras berulat, kutu, dan perubahan tekstur, saat itu mereka langsung meminta penggantian beras dan menerima beras baru dalam kondisi baik.
"Setelah kita laporkan, beras yang datang setelah penggantian dalam kondisi baik," ujarnya.
Kejadian ini juga telah dilaporkan ke pihak distributor beras Harumas, yang kemudian datang ke SPPG di Kelurahan Sei Lekop.
"Mereka meminta maaf dan mengakui kesalahannya," katanya.
Ia berharap agar kejadian serupa ini tidak terulang mengingat program Makan Bergizi Gratis dari SPPG mereka menyasar 2.778 siswa di 8 sekolah di Kecamatan Bintan Timur. (*)
Editor : Tunggul Manurung