batampos – Capaian kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Bintan hampir menyentuh target Universal Health Coverage (UHC). Dinas Kesehatan setempat mencatat 180.972 warga atau 99,01 persen dari total penduduk telah terlindungi jaminan kesehatan nasional.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, Retno Riswati, mengatakan angka kepesertaan sebelumnya berada di kisaran 96,6 persen dan kini meningkat signifikan.
“Dari total jumlah penduduk sekitar 182.355 jiwa, sebanyak 180.972 orang sudah terlindungi BPJS Kesehatan. Tinggal sekitar 1 persen lagi atau 1.383 orang,” ujar Retno, Kamis (19/2).
Ia menjelaskan, kepesertaan tersebut berasal dari berbagai segmen, mulai dari peserta yang iurannya dibayarkan perusahaan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, hingga Pemerintah Kabupaten Bintan.
Pada tahun ini, Pemkab Bintan mengalokasikan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk membayar iuran BPJS Kesehatan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu agar seluruh warga bisa mendapatkan perlindungan layanan kesehatan.
“Harapannya tahun ini bisa tercapai 100 persen masyarakat Bintan terlindungi BPJS Kesehatan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak dasar masyarakat di bidang kesehatan dan pendidikan. Salah satu langkah yang telah dilakukan yakni menghadirkan layanan berobat gratis cukup menggunakan KTP atau Kartu Keluarga, serta menanggung biaya kepesertaan BPJS bagi warga kurang mampu.
“Kita tidak hanya fokus pada jaminan layanan kesehatan, tetapi juga terus meningkatkan mutu pelayanan dan fasilitas kesehatan secara maksimal,” tegas Roby.
Dengan capaian 99,01 persen kepesertaan, Bintan kini tinggal selangkah lagi menuju perlindungan kesehatan menyeluruh bagi seluruh warganya. (*)
Editor : Jamil Qasim