batampos — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil dan sepeda motor terjadi di Jalan Indunsuri, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Senin (6/4/2026). Insiden ini menelan korban jiwa seorang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK).
Korban diketahui berinisial MH, warga Desa Busung yang merupakan pelajar kelas 12 SMK Negeri 1 Seri Kuala Lobam. Ia meninggal dunia setelah mengalami luka serius akibat kecelakaan tersebut.
Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban tengah menjalani kegiatan magang di kawasan industri Lobam. Saat kejadian, korban disebut hendak mengantarkan barang milik temannya ke pelabuhan di Tanjunguban.
Baca Juga: Polisi Soroti Beton U-Turn Bergeser, Minta Dishub Lakukan Penataan
Kasi Humas Polres Bintan, AKP H.P. Bako, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan kecelakaan melibatkan mobil Toyota Calya BP 1561 YP yang dikemudikan WS dan sepeda motor Honda Karisma BP 2591 BH yang dikendarai korban.
“Mobil melaju dari arah Tanjunguban menuju Tanjungpinang. Dari arah berlawanan, korban mengendarai sepeda motor sambil membonceng satu penumpang,” ujarnya, Selasa (7/4).
Saat itu, korban berusaha mendahului kendaraan di depannya dan masuk ke lajur berlawanan. Karena jarak yang sudah dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
“Sepeda motor menabrak bagian bemper depan mobil,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, korban dan penumpangnya sempat dilarikan ke RSJKO Engku Haji Daud. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami luka robek di kaki kanan, luka memar di dada, luka robek di mulut, serta cedera di bagian leher.
Sementara itu, penumpang yang dibonceng mengalami luka lecet di bagian kaki.
Baca Juga: Sudah 35 Orang Jadi Korban Dugaan Penipuan Showroom Mobil di Batam
Seorang warga, Nata, membenarkan korban merupakan warga Desa Busung. Ia juga menyebut jenazah korban telah dimakamkan pada sore hari setelah kejadian.
“Sudah dimakamkan sore kemarin,” ujarnya.
Pihak sekolah turut menyampaikan duka cita atas meninggalnya korban. Salah satu pegawai SMK Negeri 1 Seri Kuala Lobam, Rono, mengatakan korban merupakan siswa kelas akhir yang tinggal menunggu kelulusan.
“Korban kelas 12, tinggal menunggu ujian keterampilan dan pengumuman kelulusan,” katanya singkat.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama saat mendahului kendaraan di jalan raya. (*)
Editor : M Tahang