Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Menuju Arafah, Jemaah Haji Bintan Fokus Jaga Kesehatan dan Stamina

Slamet Nofasusanto • Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43 WIB
Jemaah haji Bintan berada dekat di Masjidilharam, Mekkah. F. Kiriman Hasbi untuk Batam Pos
Jemaah haji Bintan berada dekat di Masjidilharam, Mekkah. F. Kiriman Hasbi untuk Batam Pos

 batampos – Jemaah haji asal Kabupaten Bintan mulai mematangkan persiapan menghadapi puncak ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Seluruh jemaah dilaporkan dalam kondisi sehat menjelang keberangkatan menuju Arafah untuk menjalani rangkaian Armuzna atau Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bintan, Muhammad Hasbi, mengatakan para jemaah dijadwalkan mulai bergerak menuju Arafah pada 25 Mei 2026. Sementara puncak pelaksanaan wukuf berlangsung pada 26 Mei 2026.

“Seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan siap mengikuti puncak ibadah haji,” ujar Hasbi, Minggu (24/5/2026).

Baca Juga: Didik Apriyanto Kembali Pimpin Perbasi Bintan

Menurut dia, saat ini para jemaah memanfaatkan waktu untuk menjaga stamina dan mempersiapkan diri menghadapi rangkaian ibadah yang membutuhkan kondisi fisik prima. Ia mengingatkan jemaah agar tetap disiplin menjaga kesehatan, mengatur pola istirahat, serta memperhatikan kebutuhan cairan tubuh di tengah cuaca panas di Tanah Suci.

“Puncak haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Karena itu jemaah diminta menjaga kondisi tubuh agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar,” katanya.

Hasbi menjelaskan, jemaah yang tergabung dalam Kloter 1 juga telah menyusun agenda lanjutan setelah pelaksanaan Armuzna, termasuk pelaksanaan tawaf ifadah sebelum kembali ke Indonesia.

“Setelah Armuzna, seluruh rangkaian ibadah berikutnya juga sudah dipersiapkan agar jemaah bisa menjalankannya dengan tertib,” jelasnya.

Sesuai jadwal, jemaah haji Kloter 1 asal Bintan direncanakan tiba kembali di Tanah Air pada 1 Juni 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.

Baca Juga: Jelang Idul Adha 2026, Penyeberangan di ASDP Tanjunguban Masih Normal

Ia meminta para jemaah memanfaatkan sisa waktu di Tanah Suci untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan kepulangan, termasuk perlengkapan pribadi dan dokumen perjalanan.

“Jemaah Kloter 1 sudah harus mulai menyiapkan segala kebutuhan menjelang kepulangan ke Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, jemaah pada kloter berikutnya masih memiliki waktu lebih panjang di Tanah Suci setelah pelaksanaan puncak ibadah haji.

“Mereka masih memiliki kesempatan lebih lama untuk melanjutkan ibadah di Makkah dan Madinah,” tutup Hasbi. (*)

Editor : M Tahang
#jemaah haji bintan #Armuzna #Arafah