Batampos - Empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bintan berhenti beroperasi sementara pada Rabu (10/6/2026).
Akibatnya, distribusi makan bergizi gratis (MBG) terhenti. Upah dapur MBG juga turut berdampak.
Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Bintan, Pina Deli Syahputri mengatakan, empat SPPG yang berhenti beroperasi sementara pada Rabu (10/6/2026) tersebar di tiga kecamatan.
Baca Juga: Waspada Pungli, Disdik Bintan Umumkan SPMB Bebas Biaya Pendaftaran
Satu SPPG Bintan Utara Tanjunguban Selatan 4 di Kecamatan Bintan Utara.
Dua SPPG berada di Kecamatan Bintan Timur. Keduanya SPPG Bintan Timur Sei Lekop dan SPPG Bintan Bintan Timur Sei Lekop 2.
Satu SPPG di Kecamatan Teluk Sebong yakni SPPG Teluk Sebong Sri Bintan.
Ia mengakui, terhentinya operasional empat SPPG di Bintan disebabkan keterlambatan pencairan dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN).
"Masih menunggu anggaran," kata Pina.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Makin Meriah, FIFA Luncurkan Album Berisi 18 Lagu dari Artis Top Dunia
Ia menjelaskan, setiap dapur MBG memiliki kebutuhan anggaran berbeda-beda sehingga besaran dana yang diterima setiap SPPG tidak sama.
Ia mengatakan, sejauh ini belum menerima laporan keluhan dari penerima manfaat MBG.
Meski demikian, terhentinya distribusi MBG berdampak ke pelajar, ibu menyusui, ibu hamil dan balita serta pekerja dapur.
Ditanya apakah upah pekerja MBG ikut berkurang dengan tak beroperasinya SPPG?
"Untuk gaji relawan sesuai hari operasional dapur MBG," pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak