Batampos - Ratusan pencari kerja memadati lokasi Job Fair Bintan 2026 yang digelar di Kantor Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat (12/6/2026).
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Meski hujan deras mengguyur kawasan tersebut, para pencari kerja tetap berdatangan untuk mencari peluang kerja yang tersedia.
Pada job fair tahun ini, sebanyak 12 perusahaan membuka total 1.309 lowongan pekerjaan untuk berbagai posisi. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya yang menyediakan 922 lowongan.
Baca Juga: Warga Tanjungpinang Ramai-ramai Ganti KK Barcode Sebagai Syarat SPMB 2026
Tidak hanya warga Bintan, sejumlah pencari kerja dari daerah lain juga ikut memanfaatkan kesempatan tersebut. Agus, warga Tanjungpinang, mengaku sengaja datang ke Bintan untuk melamar posisi welder yang dibuka oleh salah satu perusahaan peserta.
“Saya datang untuk melamar posisi welder. Mudah-mudahan ada kesempatan diterima,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Safitri Susanti, warga Bintan yang baru lulus dari SMK Negeri 1 Bintan Timur. Ia mengikuti job fair untuk melamar posisi penyetrika di PT Nanshan Fashion Indonesia.
“Semoga bisa diterima bekerja,” harapnya.
Baca Juga: Apindo Batam Waspadai Dampak Kenaikan Pertamax, Inflasi dan Harga Kebutuhan Pokok Terancam Naik
Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Ronny Kartika, mengatakan bahwa job fair merupakan salah satu program pemerintah daerah untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan serupa sebelumnya juga telah digelar di kawasan PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) KEK Galang Batang, Kawasan Wisata Lagoi, serta Kawasan Industri Lobam.
“Job fair menjadi wadah yang mempertemukan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan,” katanya.
Ronny menambahkan, peningkatan jumlah lowongan yang tersedia menunjukkan iklim investasi di Kabupaten Bintan terus berkembang dan mampu membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak