batampos – Musim kemarau menjadi berkah tersendiri bagi Sunardi, pemilik usaha air galon isi ulang di Kampung Bukit Sidomulyo, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan. Selain melayani kebutuhan air galon, ia kini kebanjiran permintaan air bersih dari warga.
Sunardi mengatakan, dalam sehari rata-rata ia melayani empat hingga lima trip pengantaran air bersih. Jumlah tersebut bisa meningkat tajam ketika kemarau berlangsung bersamaan dengan bulan puasa.
“Rata-rata per hari empat sampai lima trip pengantaran air bersih,” kata Sunardi.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Tanjungpinang Libatkan 6 Kendaraan, 1 Pemotor Tewas
Menurut dia, saat kemarau panjang yang bertepatan dengan bulan puasa beberapa bulan lalu, permintaan bahkan mencapai sekitar 10 trip per hari atau dua kali lipat dari kondisi normal.
“Kemarin waktu kemarau yang berbarengan bulan puasa, bisa sampai 10 trip per hari,” ujarnya.
Sunardi memperkirakan permintaan air bersih masih akan meningkat apabila musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang.
Sumber air yang digunakan berasal dari sumur bor milik pribadi. Sumur tersebut sejatinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan usaha air galon isi ulang miliknya.
“Usaha utama memang air galon, tapi kalau ada yang butuh air bersih ya kita layani,” katanya.
Dalam sekali pengantaran, Sunardi membawa sekitar 1.000 liter atau satu ton air. Tarif pengiriman disesuaikan dengan jarak lokasi pelanggan.
Baca Juga: WN Singapura Selundupkan 46 Cartridge Etomidate Lewat Harbour Bay
“Harganya tidak dipukul rata. Kalau dekat Rp60 ribu per ton, kalau jauh sampai Rp100 ribu per ton,” jelasnya.
Sumur Warga Mulai Mengering
Salah satu pelanggan, Rohima, mengatakan dirinya terpaksa membeli air karena persediaan air di sumurnya menipis akibat kemarau.
“Airnya tidak banyak, disedot tadi sumur kami kering, jadi terpaksa beli Rp75 ribu per ton,” katanya.
Rohima mengaku sudah beberapa kali membeli air bersih, terutama ketika kemarau panjang yang berlangsung bersamaan dengan bulan puasa beberapa waktu lalu.
“Pas kemarau panjang bulan puasa mau Lebaran kemarin, kami juga beli air,” pungkasnya. (*)
Editor : M Tahang