batampos - Persoalan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Seri Kuala Lobam di Kabupaten Bintan kian pelik. Setelah dua bulan tidak beroperasi akibat waduk sumber air baku mengering, kini mesin pompa air di instalasi tersebut dilaporkan hilang.
Mesin pompa yang berada di Kampung Lepan, Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, diduga raib dicuri. Kehilangan tersebut diketahui pada Rabu (23/9/2026) pagi.
Salah seorang warga membenarkan adanya laporan kehilangan mesin pompa SPAM IKK Seri Kuala Lobam.
"Iya tadi pagi laporannya," katanya singkat.
Kanit Reskrim Polsek Bintan Utara, Iptu Wisuda Meitari, membenarkan laporan tersebut. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan di lokasi untuk mengetahui kronologi dan penyebab hilangnya mesin pompa.
"Lagi diselidiki di lapangan," ujar Wisuda.
Hilangnya mesin pompa terjadi saat SPAM IKK Seri Kuala Lobam justru tengah dipersiapkan untuk kembali beroperasi.
Sebelumnya, layanan SPAM tersebut terhenti selama sekitar dua bulan karena waduk yang menjadi sumber air baku utama mengalami kekeringan.
Pemerintah daerah bahkan telah menyiapkan anggaran hampir Rp1 miliar melalui APBD Perubahan untuk memindahkan mesin dan instalasi SPAM dari waduk lama ke sumber air baku baru.
Pemindahan tersebut direncanakan pada Oktober 2026.
Sumber air baku baru tersebut memiliki luas sekitar tiga hektare dan berada di lahan milik PT Harap Panjang. Lokasi tersebut telah mengantongi izin pemanfaatan sebagai sumber air baku.
Namun, dengan hilangnya mesin pompa, rencana pengoperasian kembali SPAM IKK Seri Kuala Lobam kini menghadapi persoalan baru.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap hilangnya mesin pompa tersebut. (*)
Editor : Jamil Qasim