Kinerja Ekspor Melemah di Awal 2026, Impor Batam Justru Tumbuh Dua Digit

Rengga Yuliandra • Dipublikasikan Minggu, 5 April 2026 | 18:30 WIB
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batuampar. F. Dok. Batam Pos
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batuampar. F. Dok. Batam Pos

batampos — Kinerja ekspor Kota Batam pada awal 2026 mengalami tekanan. Dalam periode Januari–Februari 2026, nilai ekspor tercatat sebesar US$3.107,47 juta atau turun 3,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Eko Aprianto, mengatakan penurunan dipicu melemahnya ekspor di sektor nonmigas maupun migas.

Ekspor nonmigas tercatat turun 2,93 persen menjadi US$2.993,39 juta. Sementara itu, ekspor migas anjlok lebih dalam hingga 19,82 persen menjadi US$114,08 juta.

Baca Juga: Diserbu Pemudik, Tiket Diskon Kapal PT PELNI Ludes Lebih Cepat

Meski secara kumulatif menurun, kinerja bulanan menunjukkan sinyal perbaikan. Pada Februari 2026, ekspor Batam mencapai US$1.514,65 juta atau naik 4,44 persen dibandingkan Februari tahun lalu.

Kenaikan tersebut ditopang ekspor nonmigas yang tumbuh 5,53 persen, meski ekspor migas masih tertekan.

Dari sisi komoditas, ekspor Batam masih didominasi sektor industri. Mesin dan peralatan listrik menjadi penyumbang terbesar dengan nilai US$1.561,44 juta atau lebih dari separuh total ekspor nonmigas.

Komoditas lain yang turut berkontribusi antara lain mesin mekanik, minyak nabati, serta produk besi dan baja. Sementara ekspor ikan dan udang menunjukkan lonjakan signifikan.

Dari sisi pasar, Amerika Serikat masih menjadi tujuan utama ekspor Batam dengan nilai US$860,32 juta atau sekitar 27,69 persen dari total ekspor.

Baca Juga: Penumpang KMP Sembilang Meninggal Saat Pelayaran Kuala Tungkal–Batam

Posisi berikutnya ditempati Singapura dengan kontribusi 22,67 persen.

Sementara itu, aktivitas impor justru menunjukkan tren sebaliknya. Nilai impor Batam pada periode yang sama mencapai US$2.963,80 juta atau naik 10,20 persen dibandingkan tahun lalu.

Impor didominasi mesin dan peralatan listrik, dengan Tiongkok sebagai negara pemasok utama.

Dari sisi pelabuhan, aktivitas ekspor dan impor masih terkonsentrasi di Pelabuhan Batu Ampar yang menjadi pintu utama perdagangan Batam.

Secara keseluruhan, dinamika ini menunjukkan aktivitas perdagangan luar negeri Batam tetap bergerak, meski diwarnai tekanan pada ekspor dan peningkatan impor di awal tahun. (*)

Editor : M Tahang
sektor industri inpor ekspor batam ekspor