Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apindo Batam Dukung WFH, Tapi Tak Bisa Diterapkan Semua Industri di Batam

R
Penulis: Rengga Yuliandra❯
Ketua Apindo Kota Batam, Rafki Rasyid.
Ketua Apindo Kota Batam, Rafki Rasyid.

Advertisement

batampos — Kebijakan work from home (WFH) yang diimbau pemerintah mendapat dukungan dari kalangan pengusaha di Batam. Namun, penerapannya diperkirakan hanya berlaku terbatas.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam, Rafki Rasyid, mengatakan pihaknya siap mengikuti arahan pemerintah, khususnya bagi posisi pekerjaan yang memungkinkan dilakukan dari rumah.

“Pengusaha siap menjalankan imbauan WFH untuk karyawan tertentu. Namun, penerapannya tentu disesuaikan dengan karakteristik pekerjaan,” ujarnya, Minggu (5/4).

Menurutnya, struktur ekonomi Batam yang didominasi sektor industri dan manufaktur menjadi faktor utama keterbatasan penerapan WFH. Sebagian besar tenaga kerja berada di lini produksi yang membutuhkan kehadiran fisik.

“Mayoritas pekerja di Batam adalah karyawan pabrik. Jadi, tidak semua bisa bekerja dari rumah,” jelasnya.

Advertisement

Selain industri, sektor lain seperti perdagangan, perhotelan, kuliner, hingga konstruksi juga tetap mengandalkan aktivitas langsung di lapangan.

Kebijakan WFH sendiri merupakan langkah antisipatif pemerintah dalam menghadapi dinamika global, termasuk potensi kenaikan biaya logistik, energi, hingga gangguan rantai pasok.

Meski demikian, Apindo Batam memastikan dunia usaha tetap mampu beradaptasi. Pengaturan kerja dapat dilakukan melalui sistem shift, pembagian tugas, hingga fleksibilitas bagi posisi non-produksi.

Advertisement

Artikel Terkait

Apindo Ingatkan Ancaman PHK, UMK Batam 2027 Jangan Asal Naik

Apindo Ingatkan Ancaman PHK, UMK Batam 2027 Jangan Asal Naik

Apindo Batam meminta kenaikan UMK 2027 mempertimbangkan ancaman PHK, tekanan industri, perubahan teknologi, dan produktivitas pekerja.

Apindo: Pasokan Gas Batam Harus Ditambah, Industri Terancam

Apindo: Pasokan Gas Batam Harus Ditambah, Industri Terancam

Apindo Batam meminta pemerintah segera menambah pasokan gas untuk menjaga industri, listrik kawasan, dan iklim investasi tetap kondusif.

Batam Belum Jadi Primadona Relokasi Industri di Tengah Perang Tarif AS-Tiongkok

Batam Belum Jadi Primadona Relokasi Industri di Tengah Perang Tarif AS-Tiongkok

Perang tarif AS-Tiongkok belum otomatis mendorong relokasi industri ke Batam.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer