Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Sumbar Catat Kemajuan Ekonomi Syariah, Dorong Ekosistem Halal dan Wisata Halal Nasional

Antara • Rabu, 13 Mei 2026 | 19:24 WIB
Gerbang Universitas Andalas, salah satu kampus di Sumatera Barat. F. unsplash
Gerbang Universitas Andalas, salah satu kampus di Sumatera Barat. F. unsplash

batampos – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi menyampaikan sejumlah capaian daerah dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang dinilai berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengatakan, sepanjang 2025 Pemerintah Provinsi Sumbar terus memperkuat ekosistem halal dan ekonomi syariah melalui berbagai inovasi dan kebijakan strategis.

“Sepanjang 2025 Pemerintah Provinsi Sumbar terus mengembangkan ekosistem halal dan ekonomi syariah melalui berbagai inovasi,” kata Mahyeldi di Kota Padang, Senin.

Menurutnya, penguatan sektor tersebut didukung oleh regulasi daerah, termasuk Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2025 tentang rencana kerja pemerintah daerah serta penyusunan rencana aksi daerah pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Langkah ini menjadi dasar integrasi kebijakan ekonomi syariah di berbagai sektor pembangunan di Sumbar.

Salah satu program unggulan adalah penetapan kawasan Halal Life Style di kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi. Kawasan ini dikembangkan sebagai pusat pembelajaran ekonomi syariah sekaligus pembinaan generasi muda.

Di sektor pariwisata, Sumbar mencatat perkembangan positif sebagai destinasi wisata halal nasional. Provinsi ini kini memiliki 566 desa wisata dan masuk dalam tiga besar destinasi wisata halal terbaik di Indonesia.

Baca Juga: Fortnite x Overwatch Resmi Diumumkan, D.Va hingga Tracer Dirumorkan Hadir

“Peningkatan kunjungan wisatawan terus terjadi seiring penguatan wisata halal dan budaya di Sumatera Barat,” ujarnya.

Pada sektor keuangan, tingkat inklusi keuangan syariah Sumbar pada 2025 mencapai 92,14 persen. Selain itu, Unit Usaha Syariah Bank Nagari juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dari sisi pembiayaan maupun dana pihak ketiga, didukung jaringan layanan yang terus berkembang.

Pemerintah Provinsi Sumbar juga tengah mempersiapkan penerbitan sukuk daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan di tengah keterbatasan fiskal.

“Penerbitan sukuk ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pembiayaan pembangunan daerah,” jelas Mahyeldi.

Baca Juga: Pramono Anung Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota

Selain itu, Sumbar juga memperkuat literasi ekonomi syariah melalui berbagai forum internasional seperti seminar Wakaf Internasional dan World Islamic Entrepreneur Summit (WIES). Program lain yang dikembangkan meliputi sertifikasi halal gratis serta digitalisasi transaksi berbasis QRIS syariah di masjid dan UMKM.

Mahyeldi menegaskan bahwa penguatan ekonomi syariah juga menjadi bagian dari identitas budaya Minangkabau.

“Penguatan ekonomi syariah menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah sekaligus penguatan identitas adaik basandi syarak, syarak basandi kitabullah,” ujarnya. (*)

Editor : Putut Ariyo
#EkonomiSyariah #WisataHalal #Mahyeldi #KeuanganSyariah #sumbar