Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pengemudi Yaris Merah Penabrak Pejalan Kaki di Batuampar Jalani Tes Urin

Eusebius Sara • Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:00 WIB
Mobil Toyota Yaris di Satlantas Mapolresta Barelang.
Mobil Toyota Yaris di Satlantas Mapolresta Barelang.

batampos— Polisi masih terus menyelidiki kasus kecelakaan maut yang melibatkan mobil Toyota Yaris merah hitam dengan nomor polisi BP 1651 CO di Jalan Yos Sudarso, Batuampar, Kota Batam, Minggu (19/10/2025) pagi. Pengemudi mobil berinisial KS hingga kini masih diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Satlantas Polresta Barelang.

Kasubnit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Ipda Tarmizi Rambe, mengatakan status KS belum meningkat menjadi tersangka karena penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti di lapangan. “Belum ada peningkatan status. Semua masih kami lakukan pemeriksaan sebagai saksi,” ujar Rambe.

Dijelaskannya, hasil tes urin terhadap KS menunjukkan hasil normal, tanpa indikasi pengaruh alkohol maupun obat-obatan terlarang. “Untuk hasil tes urin semua normal,” tegas Rambe.

Sejauh ini, polisi sudah memeriksa dua orang saksi, yaitu pengemudi mobil dan salah satu keluarga korban. “Namun tidak menutup kemungkinan jumlah saksi akan bertambah, karena penyelidikan masih berjalan,” tambahnya.

Sementara itu, mobil Toyota Yaris yang terlibat dalam kecelakaan kini telah diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polresta Barelang. Kondisi mobil tampak rusak berat di sejumlah bagian: bumper depan dan belakang ringsek, lampu sein pecah, kaca depan retak, kaca belakang pecah, serta kedua spion patah. Ban kiri terlihat bocor dan bodi mobil penyok di sisi kanan, kiri, hingga bagian belakang.

Selain kerusakan fisik, polisi juga menemukan foto polaroid di kaca pengemudi serta tas perempuan di kursi penumpang depan. Barang-barang tersebut kini ikut diamankan sebagai barang bukti tambahan untuk memperkuat proses penyelidikan.

Diketahui sebelumnya, mobil Yaris tersebut menabrak empat pejalan kaki yang sedang bert teduh di pinggir jalan saat hujan turun. Akibatnya, satu korban bernama KM (51) meninggal dunia di tempat, sementara tiga korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Rambe menegaskan, pihaknya akan terus mendalami penyebab kecelakaan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan serta pemeriksaan kendaraan. “Kami masih kumpulkan data lengkap sebelum menentukan langkah hukum berikutnya,” ujarnya. (*)

 

Editor : Tunggul Manurung
#sopir yaris #tes urine