Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Tinggalkan Pesan untuk Ibu, Pemuda Ditemukan Tewas Tergantung di Batuaji

Eusebius Sara • Rabu, 18 Februari 2026 | 16:15 WIB
Petugas kepolisian mengevakuasi jasad seorang pemuda yang ditemukan meninggal dunia di gudang kosong kawasan Simpang Tobing, Batuaji, Rabu (18/2). F. Eusebius Sara/Batam Pos
Petugas kepolisian mengevakuasi jasad seorang pemuda yang ditemukan meninggal dunia di gudang kosong kawasan Simpang Tobing, Batuaji, Rabu (18/2). F. Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Warga Simpang Tobing, Kampung Rawa Indah, Kecamatan Batuaji, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pemuda yang tewas tergantung di gudang semi permanen kosong, Rabu (18/2) pagi. Di saku celananya, polisi menemukan secarik kertas berisi identitas dan pesan singkat untuk ibunya.

Korban pertama kali ditemukan warga yang melintas dan curiga melihat pintu gudang dalam kondisi setengah terbuka. Saat didekati, warga mendapati seorang pria dalam posisi tergantung di dalam bangunan kosong tersebut.

Temuan itu segera dilaporkan ke polisi. Tak lama berselang, petugas datang ke lokasi dan memasang garis polisi. Lokasi kejadian yang berada di jalur padat lalu lintas sempat menarik perhatian warga dan pengendara.

Saat dievakuasi, kondisi tubuh korban masih utuh dan belum menunjukkan tanda pembusukan. Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga belum lama meninggal dunia.

Warga setempat memastikan korban bukan penduduk sekitar.

“Sepertinya bukan orang sini, kami tidak pernah melihatnya sebelumnya. Gudang itu juga kosong,” ujar Alba, warga setempat.

Polisi menemukan secarik kertas di saku celana korban. Di dalamnya tertulis nama Riswan Saragih, alamat Asahan, tanggal lahir 10 Mei 1999, serta nomor yang bisa dihubungi. Pada kertas itu juga terdapat pesan singkat berbunyi, “aku sayang mamaku”.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Billy Pratama Putra, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Jenazah sudah kami evakuasi ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami masih mendalami identitas dan penyebab kematian korban,” ujarnya.

Hingga kini, polisi masih berupaya menghubungi pihak keluarga karena tidak ditemukan kartu identitas resmi pada korban. (*)

Editor : M Tahang
#gantung diri