batampos - Kasus dugaan pembobolan rekening nasabah kembali mencuat di Batam. Dalam waktu kurang dari sepekan, dua kejadian dengan pola serupa terjadi di Bank CIMB Niaga, dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp2,6 miliar.
Kasus pertama menimpa PT XSS Batam yang kehilangan dana sebesar Rp1,86 miliar. Tak lama berselang, tiga perusahaan lain dalam satu grup usaha juga menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp750 juta.
Rangkaian kejadian ini memunculkan dugaan adanya pola yang sama dalam modus pembobolan, sekaligus menyoroti aspek keamanan sistem transaksi digital perbankan.
Peristiwa awal terjadi pada 23 Desember 2025. Saat itu, PT XSS Batam diketahui kehilangan dana dalam jumlah besar melalui layanan perbankan digital BizChannel.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti bagaimana pelaku dapat mengakses sistem transaksi tersebut. Namun, kemiripan pola dalam dua kasus yang terjadi berdekatan waktu memunculkan dugaan adanya celah keamanan yang dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.
Kasus ini pun menjadi perhatian serius, mengingat penggunaan layanan digital perbankan yang semakin masif di kalangan pelaku usaha.
BACA SELENGKAPNYA di harian.batampos.co.id
Editor : Jamil Qasim