batampos – Penyelidikan kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja di galangan kapal PT ASL Shipyard Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, masih terus bergulir. Polisi kini memeriksa pihak Health, Safety, and Environment (HSE) perusahaan terkait insiden tersebut.
Kapolsek Batu Aji, AKP Bayu Rizki Subagyo, mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung dan sejumlah pihak telah dimintai keterangan.
“Untuk saat ini masih proses penyelidikan. Perkembangannya, kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap HSE,” ujar Bayu, Senin (4/5).
Selain itu, polisi juga telah mengantongi keterangan dari empat orang saksi yang terdiri dari pekerja hingga petugas pengamanan di lokasi kejadian.
“Kami juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Keterangan para saksi nantinya akan disinkronkan dengan temuan di lapangan,” katanya.
Meski demikian, Bayu menegaskan pihaknya belum dapat menyimpulkan adanya unsur kelalaian dalam insiden tersebut. Hasil penyelidikan akan diumumkan setelah seluruh proses rampung.
“Belum bisa disimpulkan. Nanti hasilnya akan kami sampaikan,” tegasnya.
Diketahui, kecelakaan kerja itu terjadi pada Sabtu (25/4) siang. Korban, Dame Lumban Tobing, dilaporkan meninggal dunia setelah terlindas forklift saat berada di area galangan kapal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika proses pengangkutan tabung gas menggunakan forklift. Pada saat bersamaan, korban berada di jalur lintasan alat berat tersebut hingga akhirnya terjadi tabrakan.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Embung Fatimah untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong. (*)
Editor : Jamil Qasim