batampos – Kepolisian mengungkap modus baru pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Batam. Jika sebelumnya pelaku lebih sering menyasar sepeda motor yang terparkir di depan rumah atau memanfaatkan kelengahan pemilik yang lupa mencabut kunci, kini komplotan pelaku menggunakan mobil untuk melancarkan aksinya.
Modus tersebut terungkap setelah Unit Reskrim Polsek Nongsa membekuk komplotan pencuri sepeda motor yang beraksi di kawasan Kelurahan Kabil. Para pelaku datang menggunakan mobil agar tidak menimbulkan kecurigaan warga sekaligus memudahkan pelarian usai mencuri kendaraan.
Berdasarkan hasil penyelidikan, setiap anggota komplotan memiliki peran berbeda. Satu pelaku bertugas mengambil sepeda motor, sementara pelaku lainnya tetap berada di dalam mobil untuk mengawasi situasi.
Baca Juga: Land Cruiser Hantam Kios dan Motor di Pasar Tos 3000, Sopir Diduga Mabuk
Bahkan, ketika korban berusaha mengejar, mobil yang digunakan komplotan sengaja diposisikan untuk menghalangi laju korban sehingga pelaku utama memiliki waktu melarikan diri.
Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Ipda Rayhan Aditya, menjelaskan para pelaku lebih dulu berpura-pura mengunjungi teman di kawasan perumahan agar keberadaan mereka tidak menimbulkan kecurigaan.
Saat melihat korban masuk ke rumah dan meninggalkan sepeda motor dalam keadaan mesin masih menyala untuk dipanaskan, pelaku langsung menjalankan aksinya.
Baca Juga: Dishub Batam Intensifkan Patroli Barelang, Pengendara Masih Nekat Parkir di Jembatan
"Pelaku berpura-pura datang mengunjungi temannya di kompleks perumahan. Saat melihat korban meninggalkan sepeda motor yang sedang dipanaskan lalu masuk ke rumah, mereka langsung menjalankan aksinya. Bahkan saat korban mengejar, kendaraan yang mereka gunakan dipakai untuk menghalangi korban," ujar Rayhan.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan empat orang yang diduga terlibat. Menariknya, dua di antaranya merupakan ayah dan anak tiri. Anak tiri salah satu pelaku diketahui berperan sebagai pengemudi mobil yang digunakan saat beraksi.
Meski para pelaku mengaku baru pertama kali menggunakan modus tersebut, penyidik masih terus melakukan pendalaman. Polisi menduga komplotan itu bukan pemain baru karena aksi mereka dinilai terencana dengan pembagian tugas yang rapi, sehingga tidak menutup kemungkinan pernah melakukan kejahatan serupa di lokasi lain.
Penggunaan mobil sebagai sarana kejahatan juga menjadi perhatian kepolisian. Sebelumnya, Polsek Batuaji pernah mengungkap kasus pencurian hewan peliharaan yang dilakukan menggunakan mobil sewaan. Fenomena ini menunjukkan kendaraan roda empat mulai dimanfaatkan pelaku untuk mempermudah aksi sekaligus mengelabui masyarakat.
Kapolresta Barelang Kombes Pol. Anggoro Wicaksono sebelumnya mengakui kasus pencurian sepeda motor di Batam masih tergolong tinggi. Karena itu, seluruh jajaran diminta meningkatkan patroli, mempercepat pengungkapan setiap laporan masyarakat, serta mempersempit ruang gerak para pelaku.
Kapolresta juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi mesin menyala tanpa pengawasan, menggunakan kunci pengaman tambahan, memarkir kendaraan di tempat yang aman, serta segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada kepolisian.
Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menekan angka pencurian kendaraan bermotor di Kota Batam. (*)
Editor : Jamil Qasim