batampos — Sejumlah wilayah di Batam diselimuti kabut tebal usai hujan yang mengguyur pada Kamis (9/4) pagi. Kondisi tersebut bahkan bertahan hingga siang dan sore hari.
Fenomena ini sempat membuat warga khawatir karena dikira sebagai asap akibat kebakaran.
Dari pantauan di lapangan, kabut menyelimuti kawasan permukiman hingga jalan utama. Jarak pandang terlihat menurun, terutama pada siang hari.
Baca Juga: Aktivitas Lahan di Samping Kantor Lurah Duriangkang Disorot, Diduga Belum Berizin
“Awalnya saya pikir mendung, ternyata seperti asap. Kelihatan makin tebal,” ujar salah seorang warga.
Namun, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan, memastikan kabut tersebut bukan berasal dari asap kebakaran.
“Bukan asap. Itu kabut akibat pengembunan setelah hujan. Hari ini juga tidak terdeteksi adanya asap,” jelasnya.
Menurut Ramlan, fenomena tersebut wajar terjadi, terutama saat kelembapan udara tinggi setelah hujan. Partikel air yang menggantung di udara membuat kabut tampak seperti asap.
Baca Juga: Curanmor hingga Balap Liar Dikeluhkan, Warga Bengkong Minta Patroli Ditingkatkan
Ia juga menegaskan tidak ada indikasi kebakaran hutan maupun lahan di wilayah Batam.
“Yang terlihat itu hanya awan yang kabur, bukan asap,” tambahnya.
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diminta memantau informasi resmi dari instansi terkait. (*)
Editor : M Tahang