Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Marka Jalan Tak Jadi Dipasang, Dishub: Rencana Tahun Depan

Yofie Yuhendri • Selasa, 14 Mei 2024 | 12:05 WIB
Pengendara melintas di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Batam Center, beberapa waktu lalu. Usai dilebarkan beberapa tahun lalu, jalan ini belum dilengkapi marka pembatas antarj
Pengendara melintas di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Batam Center, beberapa waktu lalu. Usai dilebarkan beberapa tahun lalu, jalan ini belum dilengkapi marka pembatas antarj

batampos - Ruas Jalan Raja Haji Fisabilillah atau dari Simpang Gelael menuju Bundaran Madani di dekat kawasan Regata, Batam Kota, hingga kini tak kunjung dipasang marka atau garis pembatas jalan. Padahal, pelebaran jalan ini sudah selesai bertahun-tahun lalu, namun tak ada pembatas antarjalur.

Dinas Perhubungan (Dishub) Batam menyatakan pemasangan marka jalan tak bisa dilakukan tahun ini. Padahal, beberapa waktu lalu, Batam Pos pernah menanyakan pembuatan marka di sejumlah ruas jalan ini, dan kala itu bakal dikerjakan tahun ini.

”Pemasangan rencananya tahun depan,” ujar Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Batam, Edward Purba, Senin (13/5).

Diketahui, jalan yang tak mempunyai marka dinilai membahayakan. Sebab marka berguna sebagai pedoman bagi pengendara saat melintas di jalan tersebut.

Meski begitu, Dishub juga belum bisa memastikan kapan rencana tersebut akan direalisasikan.

”Untuk jadwal pastinya, akan diinfokan,” katanya.

Tahun ini, Dishub Batam hanya mengantongi anggaran Rp275 juta untuk pemasangan marja jalan. Pemasangan rencananya ajan diutamakan di kawasan Batam Center dan Nagoya.

”Memang pemasangan diutamakan dulu di kawasan Batam Center, seperti di Greenland dan di jalan depan sekolah-sekolah,” katanya.

Selain di kawasan ini, jalan yang tidak bermarka terlihat di Jalan Sudirman, Batam Kota; kawasan Tanah Longsor, Batuampar, atau dari depan Nagoya Hill menuju Hotel Planet Holiday.

 


Andi, seorang pengendara, menyebut pentingnya keberadaan marka jalan demi memandu pengendara agar berada di jalurnya.

”Kalau enggak ada marka jalan, mereka bebas aja ke kanan dan kiri tak mengikuti jalurnya. Kalau ada marka kan setidaknya mereka ada panduan biar tetap dijalurnya,” katanya. (*)

Editor : Putut Ariyotejo
#dishub #marka