batampos – BPJS Ketenagakerjaan meninjau langsung kondisi Rumah Susun (Rusun) Griya Pekerja Lancang Kuning di Batuampar, Kamis, 22 Mei 2025. Kunjungan ini dipimpin oleh Deputi Direktur Aset dan Sarana Prasarana Ahmad Edi Komarudin bersama sejumlah anggota Dewan Pengawas.
Rusun tersebut merupakan salah satu dari tiga rusun pekerja yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan di Batam. Dua lainnya berada di Kabil dan Mukakuning. Ketiga lokasi itu diperuntukkan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan, terutama buruh pemula yang baru memulai karier di kawasan industri Batam.
“Rusun ini menjadi tempat tinggal sementara yang layak dan terjangkau bagi pekerja pemula,” kata Ahmad Edi. Ia menjelaskan bahwa BPJS juga mendorong para penyewa untuk mengikuti program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) agar bisa memiliki rumah pribadi di masa depan.
Rusun Griya Pekerja Lancang Kuning memiliki kapasitas 564 unit. Saat ini, tingkat keterisiannya telah mencapai lebih dari 80 persen. Menurut BPJS, hal itu menunjukkan tingginya kebutuhan pekerja akan hunian terjangkau.
Anggota Dewan Pengawas BPJS, Muhammad Adityawarman, menyebut hunian layak sebagai bagian penting dari perlindungan pekerja. “Produktivitas pekerja akan lebih stabil jika mereka punya tempat tinggal yang nyaman,” ujarnya. Ia juga berharap model rusun seperti ini bisa ditiru oleh lembaga lain untuk membantu pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
Sementara itu, Subchan Gatot, anggota Dewan Pengawas lainnya, menilai pengelolaan rusun di Batam cukup baik. Ia menyebut Batam sebagai contoh yang bisa diterapkan di daerah lain. “Kami akan mendorong program serupa di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan,” kata Subchan.
BPJS Ketenagakerjaan berharap, program hunian ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan peserta. Para pekerja didorong untuk memulai dari rusun dan berprogres ke kepemilikan rumah melalui program MLT.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penyedia jaminan sosial, tapi juga sebagai mitra bagi pekerja dalam mewujudkan kesejahteraan hidup,” kata Subchan.