Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pemasalahan Banjir, Jalan, hingga Parkir di Batam, Amsakar Pastikan Perubahan Permanen

Arjuna • Jumat, 22 Agustus 2025 | 06:00 WIB
Amsakar saat melakukan peninjauan proyek jalan dan banjir.
Amsakar saat melakukan peninjauan proyek jalan dan banjir.

batampos- Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, berkomitmen untuk menyelesaikan sejumlah persoalan perkotaan mulai dari banjir, pelebaran jalan, hingga penataan parkir. Hal itu disampaikan usai melakukan peninjauan langsung di sejumlah titik, Kamis (21/8).

Bagi dia, persoalan banjir di Batam akan segera ditangani secara permanen. “InsyaAllah seminggu lagi akan mulai dilakukan pengerjaan, dan itu pengerjaan yang permanen untuk menuntaskan banjir. Jadi, banjir yang saya tinjau tadi semalam muncul di satu titik di Sei Lekop,” katanya.

Selain itu,  ia juga meninjau progres pelebaran jalan di kawasan Sei Panas. Pengerjaan berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun pemerintah.

“Alhamdulillah semuanya sudah berjalan sesuai dengan rencana. Tadi saya sudah melihat di Sei Panas itu pelebaran yang dilakukan. Saya juga sudah melihat desainnya. InsyaAllah sesuai dengan yang kita harapkan,” ujarnya.

Jalan yang tengah diperlebar tersebut nantinya akan memiliki kapasitas lebih luas. Di jalan itu nanti ada empat jalur di sebelah kiri dan ada empat atau lima jalur di sebelah kanan.

Tak hanya soal jalur, pemerintah juga merancang konsep penghijauan di tengah badan jalan. Pohon-pohon akan ditanam untuk memberikan kesejukan dan menambah estetika kota.

Dalam peninjauan itu, Amsakar juga menyoroti sektor perparkiran yang kerap menuai kritik dari masyarakat. Ia bahkan sempat berdialog dengan seratusan juru parkir (jukir) yang bertugas di wilayah Batam Kota dan Lubuk Baja.

Menurutnya, pendapatan dari sektor parkir harus sesuai dengan rekomendasi konsultan yang telah melakukan kajian.

“Saya sampaikan ke mereka bahwa kami ingin agar pencapaian (pendapatan) kita di parkir ini sesuai dengan apa yang menjadi rekomendasi dari konsultan,” katanya,

Ia juga menyinggung soal pengangkatan kepala dinas baru yang diharapkan mampu membenahi manajemen perparkiran. Kepada para jukir, ia berpesan agar tidak lagi melakukan praktik-praktik yang menyimpang.

Dalam pertemuan itu, para jukir berkomitmen untuk memperbaiki sistem dan mendukung langkah pemerintah. Namun, jika dalam satu atau dua bulan ke depan tidak ada progres yang nyata, maka opsi penghentian pungutan parkir di tepi jalan bisa diambil.

“Saya juga sampaikan sekiranya sebulan atau dua bulan ke depan progres ini tidak sesuai dengan harapan, sangat mungkin untuk triwulan I tahun yang akan datang itu kita akan lakukan penyetopan. Yang di tepi jalan tak usah dipungut bea parkir,” kata dia.

Meski begitu, apabila terlihat perbaikan signifikan, pemerintah akan tetap mempertahankan keberadaan jukir dan sistem yang ada saat ini.

“Kalau memang betul ada progres yang lebih baik, InsyaAllah kita akan tetap pertahankan jukir dan kabinet yang ada hari ini,” ujar Amsakar. (*)

 

Editor : Tunggul Manurung
#amsakar achmad #parkir #banjir #jalan