batampos - Banyak orang menghindari seafood karena takut kolesterol tinggi. Padahal tidak semua makanan laut berbahaya jika dikonsumsi dengan cara yang tepat.
Kunci utama terletak pada cara memasak dan porsi konsumsi. Seafood tetap aman dikonsumsi dalam jumlah wajar karena rendah lemak jenuh dan kaya asam lemak omega 3.
Berikut 5 jenis seafood yang aman dikonsumsi, dikutip dari Healthline:
1. Udang
Udang memiliki sekitar 166 mg kolesterol per 100 gram. Konsumsi udang dalam jumlah sedang tidak akan meningkatkan kolesterol jahat (LDL) secara signifikan. Udang mengandung omega 3 dan antioksidan astaxanthin yang bermanfaat untuk kesehatan jantung.
2. Cumi - cumi
Cumi - cumi mengandung sekitar 230 mg kolesterol per 100 gram. Masalah muncul saat cumi digoreng tepung karena lemak jenuh meningkat. Jika dimasak dengan cara dikukus, dipanggang, atau ditumis ringan, cumi tetap menjadi sumber protein rendah kalori yang sehat.
3. Kepiting
Daging kepiting mengandung 80 - 100 mg kolesterol per 100 gram. Kaya akan protein, selenium, dan vitamin B12. Kepiting bisa jadi sumber gizi baik jika tidak dimasak dengan saus berlemak.
4. Kerang
Kerang merupakan seafood paling rendah lemak jenuh dibanding udang dan lobster. Kandungan kolesterolnya bervariasi, tetapi kaya akan zinc, zat besi, dan omega 3 yang mendukung kesehatan jantung.
5. Lobster
Lobster memiliki 60 - 150 mg kolesterol per 100 gram. Kandungan protein tinggi dan lemaknya rendah. Lobster bisa menjadi bagian dari pola makan sehat asal tidak disajikan dengan mentega atau saus tinggi garam.
Mengonsumsi seafood 2 - 3 kali per minggu dengan porsi sekitar 85 - 100 gram. Hindari olahan dengan goreng dan saus tinggi lemak.
Kombinasikan seafood dengan sayur, buah, dan biji - bijian. Dengan porsi yang tepat dan cara masak sehat, seafood bisa menjadi bagian dari pola makan sehat.(*)
Editor : Juliana Belence