Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Truk Angkutan Tanah 'Berkuasa' di Jalanan Batam  

Yofie Yuhendri • Rabu, 8 Oktober 2025 | 12:00 WIB

 

Truk pengangkut tanah melintas dijalan Raja Haji Fisabilillah Batam Center, Minggu (5/10).
Truk pengangkut tanah melintas dijalan Raja Haji Fisabilillah Batam Center, Minggu (5/10).

batampos- Aktivitas truk pengangkut tanah saat ini melenggang bebas di jalanan Kota Batam. Padahal, truk-truk ini kerap menyebabkan kecelakaan, ruas jalan berdebu, lumpur, hingga rusak.

Ironisnya, pihak berwenang seperti Dinas Perhubungan Kota Batam dan Satlantas Polresta Barelang seakan tutup mata dengan pelanggaran tersebut.

“Truk angkutan tanah ini sudah berkuasa di jalan. Tidak ada yang mau menertibkan dan menindaknya,” ujar Teguh, warga Bengkong Sadai.

Teguh menjelaskan aktivitas truk tanah, khususnya di kawasan Ocarina menuju Bengkong Sadai sudah sangat meresahkan. Lumpur dari tanah angkutan tersebut membuat jalanan menjadi licin dan menyebabkan pengendara motor terjatuh.

“Hari ini cuaca hujan, dan banyak pengendara motor terjatuh karena jalan berlumpur dan licin,” katanya.

Hal senada dikatakan Febri, warga Bengkong Sarmen. Ia mengatakan kerap menemukan truk angkutan tanah dengan kecepatan tinggi melintas di kawasan tersebut.

“Setiap pulang kerja melewati Ocarina, saya sering ketemu truk tanah itu ngebut-ngebut. Tidak ada pakai terpal, tanah dan debunya beterbangan,” katanya.

Menurut dia, sopir truk tanah dengan kecepatan tinggi tersebut berpotensi besar menimbulkan kecelakaan. Bahkan, sudah terjadi beberapa kali, hingga pengendara motor tewas ditabrak.

“Artinya jalan Batam ini sudah berbahaya. Aktivitas truk terus dibiarkan, dan korban akan semakin banyak,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra mengaku akan menindak lanjuti keluhan masyarakat terkait aktivitas truk angkutan tanah di kawasan Ocarina tersebut.

“Sudah saya turunkan ke Kabid,” ujarnya singkat.

Sedangkan Kasat Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo belum merespon keluhan masyarakat terkait banyaknya pengendara motor terjatuh akibat aktivitas truk tanah tersebut

Namun, Afid sebelumnya mengatakan akan meningkatkan patroli ke lokasi ke jalur yang dilintasi truk tanah.

“Apabila ditemukan pelanggaran akan dilakukan peneguran. Dan upaya penegakkan hukum melaui ETLE mobil juga kami lakukan bagi pelanggaran yang menimbulkan fatalitas kecelakaan,” tutupnya. (*)

 

 

Editor : Tunggul Manurung
#truk tanah