Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

KSOP Batam Telusuri Penyebab Tabrakan Horizon 9 dan Kapal Kimia LA Digue di Perairan Singapura

Abdul Azis Maulana • Rabu, 12 November 2025 | 07:00 WIB
Feri Horizon 9 saat tiba di HarbourFront Centre Singapura.
Feri Horizon 9 saat tiba di HarbourFront Centre Singapura.

batampos-Sebuah insiden pelayaran kembali mengguncang perairan internasional dekat Singapura, Senin (10/11), ketika kapal penumpang MV Horizon 9 bertabrakan dengan kapal tanker kimia LA Digue.

Namun di tengah kepanikan dan ketegangan yang sempat terekam dalam laporan situasi awal, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam memastikan seluruh penumpang selamat.

Kepala KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku mengatakan bahwa keselamatan manusia menjadi prioritas utama pihaknya sejak laporan pertama masuk pada pukul 18.30 WIB.

“Kami langsung melakukan koordinasi lintas negara untuk memastikan seluruh penumpang dan kru dalam kondisi aman,” ujarnya, Selasa (11/10).

MV Horizon 9, kapal berbendera Singapura, bertolak dari Terminal Penumpang Internasional Harbour Bay, Batam, pada pukul 15.30 WIB dengan membawa 165 penumpang dan 7 kru.

Di tengah pelayaran menuju Singapura, kapal tersebut bertabrakan dengan LA Digue, sebuah kapal tanker berbahan kimia berbendera Marshall Island.

Meski kapal tanker mengangkut muatan berisiko tinggi, laporan awal menyebutkan tidak terjadi kebocoran maupun ancaman bahan kimia sehingga potensi bahaya besar dapat dihindari.

Dalam koordinasi antara KSOP Batam, Horizon Ferries PTE. LTD, dan Otoritas Maritim dan Pelabuhan (MPA) Singapura, proses evakuasi dilakukan cepat. Seluruh penumpang dari kedua kapal berhasil dipindahkan dengan aman ke Pelabuhan HarbourFront, Singapura.

MV Horizon 9 tercatat mengalami kerusakan pada haluan kapal sementara kerusakan lain masih dalam penilaian otoritas terkait di Singapura.

KSOP Khusus Batam menyebut telah menjalin koordinasi intensif dengan pihak operator kapal serta otoritas Singapura. Pemantauan terus dilakukan, termasuk potensi dampak lanjutan dari insiden tersebut.

“Prioritas kami adalah keselamatan manusia dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur internasional,”ujar Takwim. (*)

 

Editor : Tunggul Manurung
#MV Horizon 9 #kapal tabrakan