batampos - Handle rem mobil tiba - tiba keras saat diinjak bukan sekadar masalah keamanan, tetapi tanda awal gangguan serius pada sistem pengereman.
Tentunya permasalahan ini dapat berpengaruh pada saat berkendara.
Gangguan ini berpotensi mengurangi kemampuan mobil untuk berhenti secara efektif. Bahkan menimbulkan kecelakaan jika tidak diperbaiki.
Penyebab Rem Mobil Keras
Ada 6 penyebab rem mobil keras, dikutip dari Shun Auto:
1. Masalah booster rem
Penyebab paling umum pedal rem terasa keras adalah kerusakan atau kegagalan brake booster. Komponen ini membantu memperkuat tekanan kaki agar pengereman lebih ringan.
2. Masalah fluida rem
Sistem rem mobil bekerja dengan tekanan hidrolik, di mana minyak rem (brake fluid) mentransfer tenaga dari pedal ke rem di setiap roda.
Penyebab utamanya adalah volume minyak rendah, minyak rem kotor, dan uap dalam sistem akibat pemanasan yang tidak optimal.
3. Udara di saluran rem
Udara masuk ke dalam saluran rem yang membuat efeknya bisa membuat pedal terasa keras atau kurang responsif.
Udara di saluran mempengaruhi cara tekanan hidrolik bekerja, karena udara lebih mudah dikompres dibanding minyak rem.
4. Masalah kapiler rem
Kaliper rem yang tersangkut, macet, dan beku bisa menyebabkan distribusi tekanan tidak merata, sehingga terasa pedal rem berat atau tidak responsif saat diinjak.
5. Masalah master silinder
Master silinder merupakan komponen yang mentransfer gaya kaki ke tekanan hidrolik. Jika komponen internal aus, pedal rem bisa keras.
6. Komponen lain
Biasanya kerusakan komponen lain seperti penyumbatan saluran rem dan cakram aus.
Rem mobil menggunakan vakum, tekanan hidrolik, dan komponen mekanik lainnya. Pengemudi harus merawat dan melakukan pemeriksaan di bengkel profesional demi keselamatan berkendara.(*)
Editor : Juliana Belence